PELALAWAN, RadarBangsa.co.id – Upaya penyelundupan 887 karung bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina berhasil digagalkan Satreskrim Polres Pelalawan bersama Polsek Teluk Meranti, Senin dini hari, 4 Mei 2026. Penindakan ini mengungkap dugaan jalur masuk barang ilegal melalui kawasan perairan Teluk Meranti yang selama ini rawan dimanfaatkan pelaku.
Truk Colt Diesel bernomor polisi BA 9913 EG dihentikan petugas sekitar pukul 03.15 WIB di Jalan Lintas Bono, Kelurahan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Saat diperiksa, petugas menemukan ratusan karung bawang merah yang tidak dilengkapi dokumen resmi karantina tumbuhan.
Sopir berinisial AP (23), warga Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil interogasi awal, bawang tersebut disebut diambil dari Dermaga WKS Pulau Muda, Teluk Meranti.
Kasus ini dinilai penting karena menyangkut perlindungan pangan dan keamanan hayati. Produk pertanian tanpa pengawasan karantina berpotensi membawa hama maupun penyakit tumbuhan yang dapat merugikan petani lokal serta mengganggu stabilitas distribusi pangan.
Kapolres Pelalawan John Letedara menegaskan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya mencegah masuknya komoditas ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat.
“Barang yang masuk tanpa dokumen karantina sangat berisiko membawa hama dan penyakit. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman bagi sektor pertanian dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Teluk Meranti Vicky Rizky mengatakan wilayah perairan Teluk Meranti masih rawan dijadikan jalur distribusi barang ilegal.
“Kami akan memperketat pengawasan dan patroli rutin di jalur-jalur masuk, terutama melalui sungai. Penegakan hukum ini penting agar wilayah kami tidak menjadi pintu masuk barang ilegal,” ujarnya.
Saat ini, truk beserta 887 karung bawang merah telah diamankan di Mapolres Pelalawan sebagai barang bukti. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi dan pemasok di balik pengiriman bawang ilegal tersebut.
“Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap asal-usul dan tujuan distribusi barang,” pungkas Kapolsek.
Lainnya:
- Buntut Kongres Ambulu Memanas, Wakil Ketua Askab PSSI Jember Dipolisikan atas Dugaan Bullying Atlet Muda
- Saat Kota Lamongan Terlelap, Polsek Tikung Bergerak Senyap Cegah Kejahatan 4C
- Polisi Turun ke Jalan, Patroli Polsek Tikung Diperketat, Warga Lamongan Diminta Siaga Jaga Keamanan
Penulis : MMd
Editor : Zainul Arifin








