Polres Jombang Bentuk Sabuk Kamtibmas, Cegah Gangguan Sebelum Membesar

Jumat, 1 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Jombang memimpin Apel Akbar Sabuk Kamtibmas di Mapolres Jombang. Kamis, 30 April 2026.   (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolres Jombang memimpin Apel Akbar Sabuk Kamtibmas di Mapolres Jombang. Kamis, 30 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id — Polres Jombang memperkuat pengamanan wilayah dengan menggelar Apel Akbar Sabuk Kamtibmas di lapangan Mapolres Jombang, Kamis (30/4/2026) pagi. Langkah ini diambil untuk mempersempit ruang gangguan keamanan sejak dini, sekaligus menjaga aktivitas warga tetap berjalan normal, aman, dan tertib.

Apel dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, dan melibatkan personel gabungan dari Satgas Paguyuban Pencak Silat Jombang Beriman (PSJB), Kompi Dalmas Polres Jombang, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan. Pola sinergi ini dipilih karena stabilitas keamanan tidak bisa hanya ditopang aparat, melainkan juga dukungan masyarakat di tingkat akar rumput.

Dalam amanat Kapolda Jawa Timur yang dibacakan Kapolres, Apel Sabuk Kamtibmas ditegaskan bukan kegiatan simbolik, melainkan bagian dari sistem keamanan berbasis kolaborasi. Polri, kata dia, membutuhkan mitra warga untuk membaca potensi kerawanan sebelum berkembang menjadi konflik, kriminalitas, atau keresahan sosial.

“Apel ini menjadi wujud sinergitas antara Polda Jawa Timur, Sabuk Kamtibmas, dan seluruh potensi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta keutuhan sosial di wilayah Jawa Timur,” ujar AKBP Ardi Kurniawan.

Menurut dia, pendekatan pencegahan menjadi penting karena ancaman kamtibmas kini tidak selalu berbentuk tindak kriminal konvensional. Kerawanan juga bisa muncul dari provokasi, disinformasi, konflik sosial, hingga risiko bencana alam dan kebakaran hutan serta lahan yang berdampak langsung pada warga.

Karena itu, Kapolres meminta seluruh elemen memperkuat deteksi dini dan tidak mengedepankan ego kelembagaan. Ia menilai ruang demokrasi harus dijaga tetap sehat, damai, dan bermartabat agar tidak dimanfaatkan pihak-pihak yang ingin memecah belah situasi di daerah.

“Ruang demokrasi juga harus tetap dijaga agar berjalan sehat, damai, dan bermartabat tanpa provokasi, anarkisme, maupun disinformasi,” tegasnya.

Bagi masyarakat, penguatan Sabuk Kamtibmas diharapkan memberi manfaat nyata: keamanan lingkungan lebih terjaga, aktivitas ekonomi tidak terganggu, dan rasa aman di sekolah, tempat ibadah, hingga ruang publik tetap stabil.

AKBP Ardi juga menekankan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap tugas. “Kami ingin setiap anggota hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan pendekatan yang humanis,” ujarnya.

Penulis : Budiono-RB

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:12

Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru