LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya membersihkan internal kepolisian dari ancaman narkoba terus diperketat. Polres Lamongan melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) menggelar tes urine mendadak terhadap puluhan personel sebagai bagian dari mitigasi penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin).
Pemeriksaan berlangsung di Gedung Rupatama Tatag Trawang Tungga Polres Lamongan, Senin (27/4), dengan melibatkan personel Sipropam, Seksi Dokkes, serta tim medis dari RSB Wahyu Tetuko.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas internal, tetapi bagian dari deteksi dini untuk memastikan aparat penegak hukum benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkotika. Sebab, integritas polisi menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik.
Sebanyak 33 personel dari berbagai satuan fungsi dan polsek jajaran menjalani pemeriksaan urine secara acak. Pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pelanggaran disiplin.
Kasi Propam Polres Lamongan AKP Darsono melalui Kasi Humas IPDA M. Hamzaid menegaskan, tes urine ini merupakan bentuk pengawasan internal sekaligus komitmen institusi dalam perang melawan narkoba.
“Tes urine ini langkah preventif dan pengawasan internal agar tidak ada anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Ini bagian dari komitmen menjaga profesionalisme anggota,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel yang menjalani tes dinyatakan negatif narkoba. Temuan ini menjadi indikator bahwa pengawasan internal berjalan efektif, meski evaluasi berkala tetap akan dilakukan.
Polres Lamongan menegaskan, langkah pengawasan semacam ini akan terus digelar secara berkala untuk memastikan anggota tetap disiplin, profesional, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian harus dijaga, dimulai dari kedisiplinan dan integritas anggota sendiri,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar