Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi berdialog dengan pengunjung warung kopi di Desa Gampangsejati, Senin (14/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Polisi berdialog dengan pengunjung warung kopi di Desa Gampangsejati, Senin (14/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Pengunjung warung kopi di Desa Gampangsejati, Lamongan, mendapat pesan khusus dari polisi saat patroli dialogis, Senin (14/9/2026) malam. Petugas mengingatkan warga agar tidak lengah terhadap risiko pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tersebut berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai. Petugas yang terlibat yakni Aipda Tri dan Bripda Ilham.

Selain memantau situasi, keduanya berdialog langsung dengan masyarakat yang sedang berada di warung kopi. Salah satu perhatian petugas adalah keamanan kendaraan yang ditinggalkan di area parkir selama pemiliknya beraktivitas.

Aipda Tri mengatakan kewaspadaan menjadi bagian penting dalam mencegah peluang terjadinya curanmor. Masyarakat diminta tidak mengabaikan keamanan kendaraan meski hanya berada di warung kopi.

“Selalu waspada terhadap kejadian curanmor, terutama saat memarkir kendaraan ketika berada di warung kopi,” ujar Aipda Tri.

Petugas kemudian mengingatkan pengunjung agar memilih lokasi parkir yang mudah terlihat. Kendaraan juga harus dipastikan dalam kondisi terkunci sebelum ditinggalkan.

“Parkir kendaraan di tempat yang terlihat dan pastikan kendaraan sudah terkunci dengan baik,” tegasnya.

Menurut petugas, pengamanan kendaraan dapat diperkuat dengan menggunakan kunci tambahan. Langkah tersebut menjadi salah satu tips sederhana yang disampaikan kepada masyarakat untuk mengurangi risiko pencurian.

“Kalau memungkinkan, gunakan kunci ganda agar kendaraan lebih aman dan jangan meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan,” tambah Aipda Tri.

Dalam patroli tersebut, polisi juga menekankan pentingnya kecepatan masyarakat dalam melaporkan kejadian atau mengetahui adanya tindak pidana. Layanan kepolisian 110 dapat digunakan untuk menyampaikan laporan sehingga petugas dapat segera melakukan tindakan selanjutnya.

“Segera hubungi 110 apabila terjadi atau mengetahui kejadian curanmor. Semakin cepat laporan disampaikan, semakin memudahkan proses tindakan selanjutnya,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan
Berawal dari Masalah Kaos Kaki Siswa, Kepala MI di Lamongan Diduga Dipukul

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru