PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – PDI Perjuangan Pamekasan mulai memanaskan mesin politik lebih awal jelang Pemilu 2029. Seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) periode 2026-2031 resmi dilantik serentak di Ballroom Azzana Style Hotel Pamekasan, Sabtu (9/5/2026).
Namun di balik agenda pelantikan itu, muncul sinyal kekhawatiran serius dari internal partai. Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Taufadi, secara terbuka mengakui posisi partainya di Pamekasan masih tertinggal dibanding tiga kabupaten lain di Madura.
“DPC PDI Perjuangan Pamekasan masih tertinggal dari tiga kabupaten lain di Madura. Ini yang harus kita kejar,” tegas Taufadi di hadapan kader partai.
Pernyataan itu sekaligus menjadi alarm politik bagi kader banteng di Pamekasan. Taufadi menilai ancaman ambang batas parlemen pada Pemilu 2029 bisa berdampak serius jika mesin partai tidak bergerak lebih agresif dari sekarang.
“Kalau ambang batas parlemen benar-benar berlaku, kita harus kerja ekstra. Jangan sampai kursi dan suara kita di Pamekasan hilang,” katanya.
Target partai pun dipasang cukup realistis namun berat. PDI Perjuangan Pamekasan ingin memiliki wakil di setiap daerah pemilihan agar tidak kembali tertinggal dalam persaingan politik lokal.
“Minimal PDI Perjuangan Pamekasan punya wakil di tiap daerah pemilihan. Kawan-kawan PAC harus gerak bersama,” ujarnya.
Sorotan lain datang dari Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi. Ia mengingatkan bahwa pertarungan politik ke depan tidak lagi hanya bergantung pada kader lama, tetapi sangat ditentukan oleh pemilih milenial dan Gen Z.
“Tantangan terbesar kita ke depan adalah pemilih milenial dan Gen Z,” ucap Daniel Rohi.
Menurutnya, partai politik harus mampu beradaptasi dengan perubahan karakter pemilih muda yang kritis dan cepat berpindah pilihan politik. Karena itu, struktur kepengurusan baru disebut sudah mulai memberi ruang lebih besar bagi generasi muda.
“Kalau milenial masuk struktur, mereka merasa punya rumah. PDI Perjuangan bukan partai orang tua saja,” katanya.
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga mematok target minimal dua kursi DPRD Pamekasan pada Pemilu 2029. Setelah pelantikan PAC, partai akan melanjutkan pembentukan ranting hingga tingkat RW untuk memperkuat mesin politik dari bawah.
“Habis ini bentuk ranting sampai tingkat RW. Mesin partai harus hidup dari desa,” pungkas Daniel Rohi.
Lainnya:
- Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
- PKS Kendal Bangun Ekonomi Keluarga, Program UUK Satukan Produksi hingga Pemasaran UMKM
- RUU Penyiaran Mandek, DPD RI Lia Istifhama dan KPID Desak DPR Segera Sahkan
Penulis : Debora
Editor : Zainul Arifin








