Pipanisasi Wonorejo Rampung, Khofifah Targetkan 350 Sambungan

Sabtu, 27 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo meninjau proyek pipanisasi yang telah melayani 100 rumah tangga di Desa Wonorejo. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo meninjau proyek pipanisasi yang telah melayani 100 rumah tangga di Desa Wonorejo. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SITUBONDO, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau proyek jaringan pipanisasi air bersih di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Sabtu (27/9/2025). Proyek yang didanai melalui APBD Pemprov Jatim ini telah rampung dikerjakan pada Juli lalu dan kini mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.

Pemasangan pipa menggunakan HDPE diameter 2 inci PN-10 sepanjang 1.600 meter dengan debit layanan sekitar 2 liter per detik. Air dialirkan dari sumur bor eksisting milik desa. Infrastruktur ini saat ini sudah melayani kurang lebih 100 rumah tangga yang tersebar di empat dusun: Randuagung, Kendal, Jelun, dan Pandean.

Khofifah menyebut potensi debit air masih cukup besar sehingga bisa menjangkau hingga 350 sambungan rumah tangga. “Pipanisasi ini sumber airnya cukup besar. Sementara baru menjangkau 100 rumah tangga, tapi sesungguhnya debit air mampu melayani hingga 350 rumah,” ujarnya.

Untuk memperluas cakupan layanan, Gubernur meminta Kepala Desa Wonorejo berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PRKPCK) Jawa Timur. Pendataan rumah-rumah calon penerima sambungan tambahan diminta segera dilakukan agar proses pipanisasi lanjutan bisa berjalan cepat.

“Kalau ada rumah tangga terdekat yang berpotensi terhubung, tambahan 250 rumah tangga harus segera direalisasikan,” tegasnya.

Menurut Khofifah, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Ia menekankan pentingnya membangun saluran distribusi air dari sumber-sumber potensial agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan akses.

“Air adalah sumber kehidupan. Karena itu, kami terus berupaya membangun kanalisasi dari sumber air ke rumah tangga, sekolah, maupun tempat ibadah,” katanya.

Proyek ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk mengurangi ketimpangan akses air bersih antarwilayah. Sejumlah warga Wonorejo sebelumnya masih mengandalkan sumur gali dan sumber terbatas, terutama saat musim kemarau. Kini, sebagian besar warga mulai menikmati akses air bersih langsung ke rumah mereka.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo yang turut mendampingi kunjungan menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemprov Jatim. Ia menilai program ini menjawab kebutuhan mendasar masyarakat. “Dengan pipanisasi ini, warga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh hanya untuk mendapatkan air. Kehidupan mereka akan jauh lebih mudah,” ujarnya.

Hadir pula Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah serta Kepala Dinas PRKPCK Jatim I Nyoman Gunadi. Pemerintah daerah menegaskan akan terus berkolaborasi dengan Pemprov Jatim agar jangkauan layanan air bersih semakin luas.

Khofifah berharap masyarakat Wonorejo ikut menjaga infrastruktur yang sudah dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. “Air bersih yang mengalir ke rumah warga ini harus dijaga bersama, agar keberlanjutannya tetap terjamin,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru