Peran Polisi di Lamongan Saat Banjir, Antar Pelajar di Kalitengah

Jumat, 30 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satsamapta Polres Lamongan mengantar pelajar di wilayah banjir Kalitengah, Lamongan, Kamis (30/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Petugas Satsamapta Polres Lamongan mengantar pelajar di wilayah banjir Kalitengah, Lamongan, Kamis (30/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan menyiagakan Posko Siaga Bencana Banjir di Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis (30/1/2026). Selain memantau dan mengamankan wilayah terdampak banjir, aparat kepolisian juga melakukan penjemputan dan pengantaran pelajar agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan aman.

Kegiatan ini melibatkan personel Satsamapta Polres Lamongan, Polsek Kalitengah, serta Satpolairud. Langkah tersebut diambil menyusul genangan air yang merendam sejumlah akses jalan pemukiman dan jalur menuju sekolah, sehingga berisiko terhadap keselamatan siswa.

Sejak pagi, petugas melakukan patroli di titik rawan banjir sekaligus menjemput siswa dari rumah menuju sekolah. Usai jam pelajaran, aparat kembali mengantar para pelajar hingga ke rumah masing-masing. Kehadiran polisi di lapangan dinilai efektif membantu orang tua yang khawatir melepas anaknya melintasi jalan tergenang air.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pelayanan Polri kepada masyarakat dalam situasi darurat bencana. “Polri berkomitmen hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi banjir. Keselamatan anak-anak dan kelancaran pendidikan menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Menurut Hamzaid, Posko Siaga Banjir juga berfungsi sebagai pusat koordinasi pemantauan kondisi air, pengamanan lingkungan, serta respons cepat apabila dibutuhkan evakuasi warga. Aparat terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan relawan setempat untuk meminimalkan dampak banjir.

Respons positif datang dari pihak sekolah dan orang tua siswa. Mereka mengapresiasi keterlibatan langsung aparat kepolisian yang dinilai tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi rasa aman dan kepastian bagi aktivitas pendidikan di tengah bencana.

Polres Lamongan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama di wilayah bantaran sungai. Warga diminta segera melapor ke posko atau aparat terdekat jika membutuhkan bantuan. “Sinergi masyarakat dan aparat menjadi kunci mengurangi risiko dan dampak banjir,” tutup Hamzaid.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Berita Terbaru