Geger, Penemuan Mayat Anonim Bertato Bikin penasaran Masyarakat Waymuli

- Redaksi

Minggu, 1 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN, RadarBangsa.co.id – Penemuan sosok mayat mengapung disekitar pulau Mengkudu Desa Batu Balak Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) sempat membuat geger masyarakat Waymuli.

Pasalnya, mayat anonim berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan ditemukan nelayan bagan congkel Bakauheni sekira pukul 07.00 WIB.

Lalu, nelayan tersebut menghubungi Pol Airud dan Basarnaz terkait ada mayat tersebut. Kemudian Pol Airud memberitahukan Pemerintahan Desa (Pemdes) Waymuli untuk memastikan mayat yang ditemukan diduga seorang nelayan yang hilang beberapa waktu lalu.

Memastikan informasi tersebut, Pemdes dan nelayan Desa Waymuli Kecamatan Rajabasa bersama tim Basarnas langsung meluncur ke TKP untuk melihat sekaligus membawa mayat tersebut kepinggir Desa Waymuli.

“Setelah mendapat telefon nelayan kami langsung menunu ke TKP dan langsung mengevakuasi mayat tersebut sekitar pukul 9.30 WIB sampai dipantai Waymuli,” ujar Kades Waymuli Rohaidi kepada media.

Menurut Rohaidi, informasi itu diterima berkenaan adanya salah seorang warga nelayan yang hilang beberapa hari lalu hingga kini belum ditemukan.

“Setelah di evakuasi kami pastikan itu bukan nelayan kami yang hilang, sebab korban menggunakan kaos hitam dan celana levis, selain itu sebuah tato ditubuh mayat tersebu,” jelasnya.

Kemudian lanjut dia, setelah mayat dievakuasi dipantai Waymuli, kemudian mayat dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk dilakukan visum.

“Saat ini telah dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda menggunakan ambulan Puskesmas Rawat Inap Waymuli,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Untuk diketahui, sebelum dievakuasi nelayan bagan conglel yang menemukan tidak berani mengambil dan menunggu serta mengawasi jasa tersebut. Beruntung arus laut kearah timur, sehingga memudahkan tim nelayan untuk mengevakuasi disertai Pol Airud, Basarnas dan Bhabinkamtibmas.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait atas ditemukanya mayat anonim tersebut. (Rizki)

Lainnya:

Berita Terkait

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:22 WIB

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB