PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Tim pelajar Kecamatan Gempol berhasil meraih gelar juara Liga Sepak Bola Piala Bupati Antar Pelajar SMP Sederajat Kabupaten Pasuruan 2026 setelah mengalahkan Kecamatan Pandaan melalui adu penalti yang berlangsung menegangkan di Lapangan Plumbon, Pandaan, Kamis (25/6/2026).
Laga final berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil agresif demi merebut trofi bergengsi yang menjadi ajang pembinaan talenta sepak bola usia muda di Kabupaten Pasuruan.
Gempol sempat berada di atas angin setelah berhasil mencetak gol pembuka. Keunggulan tersebut bertahan hampir sepanjang pertandingan sebelum Pandaan mampu membalas pada menit-menit akhir babak kedua dan mengubah skor menjadi 1-1.
Hasil imbang membuat pertandingan langsung berlanjut ke babak adu penalti. Pada momen penentuan itu, para pemain Gempol tampil lebih tenang dan efektif dalam mengeksekusi tendangan.
Gempol akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 3-1 pada babak adu penalti. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan tim pelajar Kecamatan Gempol menjadi juara Liga Sepak Bola Piala Bupati Antar Pelajar Kabupaten Pasuruan tahun 2026.
Sebelum partai puncak digelar, penonton disuguhi laga eksibisi antara guru olahraga SMP dan tim pelatih berlisensi D. Pertandingan tersebut menjadi pembuka yang menambah semarak suasana kompetisi.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengapresiasi perjuangan kedua tim yang berhasil mencapai babak final. Menurutnya, keberhasilan Gempol maupun pencapaian Pandaan menunjukkan potensi besar sepak bola pelajar di Kabupaten Pasuruan.
“Selamat kepada tim pelajar Gempol yang jadi juara. Untuk Pandaan, jangan berkecil hati. Kalian tetaplah juara karena sudah berhasil mengalahkan banyak tim tangguh lainnya,” kata Rusdi.
Ia berharap kompetisi serupa terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan atlet muda. Pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada edisi berikutnya.
“Tahun depan harus diadakan lagi dengan hadiah yang lebih besar, supaya para pemain semakin termotivasi untuk maju dan mengembangkan kemampuan bermain sepak bolanya,” ujarnya.
Rusdi menegaskan, kompetisi pelajar memiliki peran penting dalam menjaga regenerasi atlet daerah. Dari turnamen seperti ini, bibit-bibit pemain potensial dapat terpantau dan dikembangkan untuk memperkuat sepak bola Kabupaten Pasuruan pada masa mendatang.
“Terima kasih saya sampaikan, kita tutup acara ini sebagai tonggak kaderisasi sepak bola Pasuruan ke depan. Kita bangun fondasi sepak bola Kabupaten Pasuruan yang berjenjang agar melahirkan tim elite dengan materi pemain asli daerah,” pungkasnya.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar