SMK Go Global Jember Targetkan 1.000 Lulusan ke Pasar Internasional

Kamis, 8 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Imam Fauzi, Pj. Sekda Jember mewakili Bupati Jember Gus Fawait saat menyampaikan paparan. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Ahmad Imam Fauzi, Pj. Sekda Jember mewakili Bupati Jember Gus Fawait saat menyampaikan paparan. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan sebanyak 1.000 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dapat terserap di pasar kerja internasional melalui program SMK Go Global. Program ini diarahkan untuk memperkuat kompetensi sekaligus memastikan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) memahami prosedur penempatan resmi dan memperoleh perlindungan yang memadai.

Penguatan program tersebut disampaikan dalam kegiatan Edukasi Perlindungan dan Migran Aman dalam Rangka Mendukung SMK Go Global yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Kamis (8/10/2026).

Mewakili Bupati Jember, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, mengatakan peluang kerja di luar negeri semakin terbuka. Kondisi tersebut harus diikuti dengan kesiapan lulusan SMK, baik dari sisi keterampilan teknis maupun kemampuan pendukung lainnya.

“Lulusan SMK tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi tenaga kerja yang siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga dapat menjadi sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat global,” tegas Fauzi.

Menurut Fauzi, SMK Go Global tidak hanya berorientasi pada pelatihan keterampilan. Program tersebut juga mencakup pengurusan dokumen resmi hingga proses penempatan calon PMI. Kesiapan tersebut dinilai penting agar warga Jember yang bekerja di luar negeri memahami prosedur hukum serta mendapatkan perlindungan selama menjalankan pekerjaannya.

“Bekerja ke luar negeri dapat menjadi pilihan masa depan yang baik sepanjang dilakukan melalui prosedur yang benar dan dengan kompetensi yang memadai,” tambahnya.

Pemkab Jember kemudian menetapkan target 1.000 tenaga kerja asal daerah tersebut untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja terampil di pasar internasional. Sasaran itu menjadi bagian dari upaya menyiapkan lulusan SMK agar memiliki daya saing lebih luas setelah menyelesaikan pendidikan.

Kepala BP3MI Jawa Timur, Kombes Pol. Tyas Puji Rahadi, pada kesempatan yang sama mengingatkan calon pekerja agar tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis. Pemahaman terhadap bahasa, budaya, serta regulasi ketenagakerjaan di negara tujuan juga menjadi bagian penting sebelum bekerja ke luar negeri.

Data KP2MI per 7 Oktober 2026 mencatat terdapat 1.828 warga Jember yang aktif bekerja sebagai PMI di berbagai negara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.805 orang berada di kawasan Asia, 16 orang di Eropa, sementara lainnya tersebar di Australia, Afrika, dan Amerika.

Secara nasional, program SMK Go Global menargetkan peningkatan kapasitas 500.000 calon PMI maupun PMI sepanjang 2026–2029. Target tersebut terdiri atas 300.000 lulusan SMK dan 200.000 masyarakat umum.

Khusus Kabupaten Jember, sebanyak 76 orang tercatat telah mendaftar melalui beberapa gelombang program yang telah dibuka. Program tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses lulusan SMK terhadap kesempatan kerja internasional dengan tetap mengedepankan kompetensi dan jalur penempatan yang resmi.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Khofifah Luncurkan Magister Kajian Turats Pertama di Indonesia
Polsek Tikung Patroli Lima Objek Vital, Antisipasi Kejahatan 3C
Polsek Tikung Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi Balap Liar
Khofifah Lantik PW IKA UNAIR Kaltim, Dorong Rekomendasi Strategis Creative Financing Daerah
Kejar Tahun Baru 2027, Pemkab Sidoarjo Kebut Frontage Road Buduran
LSM DRBI Soroti Dugaan Perizinan SMK Swasta di Indramayu
Lapas Narkotika Pamekasan Bagikan 200 Nasi Bungkus di Jumat Berkah
TNI-Polri dan Warga Semarang Bersihkan Sungai, Antisipasi Banjir

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:06

Khofifah Luncurkan Magister Kajian Turats Pertama di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:22

Polsek Tikung Patroli Lima Objek Vital, Antisipasi Kejahatan 3C

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:49

Polsek Tikung Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi Balap Liar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:07

Kejar Tahun Baru 2027, Pemkab Sidoarjo Kebut Frontage Road Buduran

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:51

LSM DRBI Soroti Dugaan Perizinan SMK Swasta di Indramayu

Berita Terbaru