Gubernur Jatim Khofifah Ajak Siswa Teladani Perjuangan Tokoh Pendidikan Nasional

Minggu, 10 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan pada peresmian Tahun Ajaran Baru 2025/2026 di Yayasan Pendidikan Al-Ma’arif Singosari, Malang, Sabtu (9/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan pada peresmian Tahun Ajaran Baru 2025/2026 di Yayasan Pendidikan Al-Ma’arif Singosari, Malang, Sabtu (9/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para pelajar untuk meneladani semangat perjuangan KH Masjkur dan KH Tholchah Hasan, dua tokoh nasional yang pernah menjabat Menteri Agama RI sekaligus pendiri dan pengembang Yayasan Pendidikan Al-Ma’arif Singosari, Malang.

Ajakan itu disampaikan Khofifah saat peresmian Tahun Ajaran Baru 2025/2026 di lingkungan yayasan tersebut, Sabtu (9/8). Menurutnya, kedua tokoh tersebut tidak hanya berjuang mencerdaskan bangsa, tetapi juga membangun generasi berakhlak mulia.

“Pendidikan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan peradaban bangsa,” ujarnya di hadapan siswa dan wali murid.

Khofifah menekankan pentingnya pendidikan sebagai pondasi peradaban, apalagi di tengah dinamika global yang diwarnai konflik seperti Rusia–Ukraina dan tragedi kemanusiaan di Gaza. Ia mengingatkan konsep “benturan peradaban” yang pernah dikemukakan Samuel P. Huntington, sebagai peringatan bahwa kerusakan sosial dan ekonomi kerap berawal dari runtuhnya nilai kemanusiaan.

“Peradaban dunia dibangun sejak pendidikan dini di TK, SD, dan seterusnya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti tantangan sosial seperti judi online, pinjaman online, dan gangguan kesehatan mental yang memerlukan kolaborasi semua pihak. Menurutnya, kepala sekolah dan guru harus bekerja sebagai “super team” untuk mencetak generasi berkualitas.

Menutup sambutannya, Khofifah berharap momentum tahun ajaran baru dapat menjadi penerus dedikasi para pendiri yayasan. “Karakter yang kuat akan membangun bangsa yang maju dan berakhlak mulia. Itulah tujuan akhir dari pendidikan,” katanya.

Tahun ini, Yayasan Pendidikan Al-Ma’arif Singosari menerima 1.290 siswa baru dari tingkat TK hingga SMK Plus.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Berita Terbaru