Gubernur Khofifah dan Habib Syech Ajak Warga Jatim Dzikir-Sholawat Sambut HUT RI

Minggu, 9 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama cucu, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, dan masyarakat mengikuti dzikir, doa, serta sholawat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (8/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama cucu, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, dan masyarakat mengikuti dzikir, doa, serta sholawat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (8/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Jawa Timur, serta ribuan masyarakat melantunkan dzikir, sholawat, dan doa untuk Indonesia di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (8/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut digelar untuk menyambut sekaligus mensyukuri HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dzikir dan sholawat dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, diawali pembacaan Surah Yasin dan tahlil.

Doa bersama juga menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan dan pejuang bangsa yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan. Para peserta memanjatkan doa bagi keselamatan, kedamaian, keberkahan, kesejahteraan, dan kemajuan Indonesia.

Khofifah mengatakan, dzikir, doa, dan sholawat menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk mensyukuri sekaligus menjaga kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa dan para pahlawan.

“Berdzikir, berdoa dan bersholawat ini niatnya sama, kita ingin menjadi bagian dalam menguatkan kemerdekaan melalui doa, dzikir dan sholawat. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk menjaga Indonesia dan terus menguatkan persatuan,” ungkap Khofifah.

Menurut dia, peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut juga perlu diisi dengan memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta kerja bersama untuk menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Mari kita rawat persatuan dan kesatuan bangsa, kita kuatkan rasa kepedulian dan bergerak menghadirkan Jawa Timur semakin maju, sejahtera dan berdaya saing. Semoga Jawa Timur terus diberikan kekuatan untuk menghadirkan kemanfaatan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.

Dzikir dan sholawat bersama juga menjadi kesempatan untuk mendoakan Jawa Timur agar diberikan keberkahan, keselamatan, kemajuan, kesejahteraan, serta semakin berdaya saing. Khofifah meyakini lantunan sholawat yang diikuti masyarakat dapat menjadi bagian dari doa untuk menerangi hati, Jawa Timur, dan Indonesia.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang konsisten mengajak masyarakat, khususnya Syekhermania, memperbanyak dzikir, doa, dan sholawat sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, dan Tanah Air.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang mengajak kita semua selalu berdzikir, berdoa dan bersholawat untuk terus cinta Allah, cinta Rasulullah dan cinta Tanah Air. Semoga semua yang kita lakukan berseiring dengan ridho Allah SWT,” katanya.

Doa juga secara khusus ditujukan kepada para pahlawan dan pejuang bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Khofifah menilai kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang yang harus dijaga dan diisi melalui karya serta pengabdian.

“Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik dan mulia bagi para pahlawan dan pejuang bangsa yang telah mendahului kita. Tugas kita hari ini adalah menjaga kemerdekaan dan mengisinya dengan kerja-kerja terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara,” tegasnya.

Habib Syech dalam kesempatan tersebut mengajak masyarakat mendoakan Indonesia agar terus menjadi negara yang makmur dan sejahtera. Ia juga mengajak masyarakat mendukung produk buatan dalam negeri sebagai salah satu upaya menggerakkan ekonomi dan usaha lokal.

“Kemerdekaan ini harus jadi momentum untuk membangkitkan Ekonomi dan membangkitkan usaha lokal produk UMKM Indonesia. Semoga Indonesia tetap maju dan terus bangkit ekonominya,” doanya.

Rangkaian kegiatan kemudian diisi tausyiah oleh Penasehat Grand Syeikh Al-Azhar Mesir, Prof. Dr. Syekh Muhammad Muhanna. Ia mengaku gembira melihat Gubernur Jawa Timur bersama masyarakat berkumpul dalam suasana kebersamaan untuk melantunkan sholawat dan berdoa menyambut HUT Kemerdekaan RI.

“Saya sangat sangat bergembira melihat Gubernur dan masyarakat Jatim berkumpul merayakan dan menyambut HUT kemerdekaan Indonesia melalui dzikir dan sholawat,” ungkapnya.

Syekh Muhammad Muhanna menilai kegiatan tersebut memiliki nilai nasionalisme karena mengingatkan kembali perjuangan para pahlawan yang gugur membela Indonesia. Ia juga menyebut Mesir sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saya ikut serta bergembira dan berdoa semoga masyarakat Indonesia di satukan di surga Allah dan Indonesia menjadi negara sejahtera Makmur di ridhoi oleh Allah SWT,” tegasnya.

Kegiatan turut dihadiri para tokoh agama, jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, bupati dan wali kota, serta masyarakat, khususnya Syekhermania. Dzikir, doa, dan sholawat bersama tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus momentum memperkuat persatuan dan semangat membangun Indonesia serta Jawa Timur.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru