Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Lamongan Tinjau SR Brondong, Komitmen Pendidikan Gratis Kian Nyata

Selasa, 8 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa hangat para calon siswa Sekolah Rakyat (SR) di Brondong, Lamongan, Senin (7/7/2025). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa hangat para calon siswa Sekolah Rakyat (SR) di Brondong, Lamongan, Senin (7/7/2025). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sore menjelang petang di pesisir utara Lamongan tampak berbeda dari biasanya. Deretan bangunan baru dan wajah-wajah muda penuh semangat menyambut kedatangan dua tokoh penting Jawa Timur Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Keduanya hadir langsung meninjau kesiapan Sekolah Rakyat (SR) tingkat SMA di Kecamatan Brondong, Senin (7/7/2025), yang direncanakan memulai pembelajaran pada tahun ajaran 2025/2026.

Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari program pendidikan nasional yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, untuk mendapatkan akses pendidikan berkualitas secara gratis. Dari 19 SR yang tersebar di Jawa Timur, SR Brondong menjadi salah satu yang paling siap, baik dari sisi infrastruktur maupun tenaga pendidik.

“Kalau melihat fasilitas dan SDM-nya, SR Brondong ini bisa dikatakan paling siap di antara yang lain. Ruang belajar, asrama, hingga guru dan kepala sekolah sudah lengkap dan siap melayani siswa,” ujar Gubernur Khofifah saat memberikan keterangan kepada awak media.

Sekolah ini akan menampung 75 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar (rombel), masing-masing berisi 25 peserta didik. Karena menggunakan sistem asrama (boarding school), Gubernur Khofifah meminta agar proses pengenalan lingkungan dan adaptasi siswa dilakukan lebih awal, yakni dimulai pada 12 Juli, dua hari sebelum pembelajaran formal dimulai pada 14 Juli 2025.

“Harapan kami, anak-anak bisa lebih dulu mengenal lingkungan sekolah, mulai dari tempat tidur, lokasi mencuci, hingga aula dan mushola. Sehingga pada hari pertama belajar, mereka sudah nyaman dan siap,” tambah Khofifah.

Bupati Lamongan, yang akrab disapa Pak Yes, menyambut baik hadirnya Sekolah Rakyat di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran SR sejalan dengan misi pembangunan SDM Lamongan tahun 2025 yang menekankan peningkatan daya saing dan akhlak generasi muda.

“SR ini adalah jawaban konkret dari upaya memutus mata rantai kemiskinan. Lewat akses pendidikan gratis dan berkualitas, anak-anak dari keluarga kurang mampu diberi peluang untuk tumbuh menjadi SDM unggul,” ujar Pak Yes.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, menjelaskan bahwa proses seleksi siswa dilakukan secara transparan dan terpusat oleh pemerintah pusat. Sementara itu, pemetaan tenaga pendidik juga telah dilakukan sesuai domisili, sehingga efisien dan tepat sasaran.

Tak hanya meninjau sekolah, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk menyalurkan berbagai bantuan sosial bagi masyarakat Lamongan. Bantuan tersebut meliputi program ASPD untuk penyandang disabilitas, PKH Plus, KIP Putri Jawara, BLT buruh pabrik rokok, pemberdayaan Bumdes, Desa Berdaya, Jatim Puspa, hingga zakat produktif. Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp8.397.373.000.

Dengan hadirnya SR Brondong, Kabupaten Lamongan tidak hanya menguatkan posisinya sebagai daerah penopang pendidikan di wilayah pesisir, tetapi juga memperkuat komitmennya dalam membangun generasi baru yang tangguh dan setara.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru