Gubernur Khofifah Lantik 580 Pejabat Baru Dorong Kinerja Jatim, Ini Harapanya

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan 580 pejabat Administrator dan Pengawas oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelantikan 580 pejabat Administrator dan Pengawas oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA , RadarBangsa.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan perombakan besar di lingkungan birokrasi. Sebanyak 580 pejabat Administrator dan Pengawas resmi dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (21/11/2025). Prosesi pelantikan digelar dalam tiga sesi untuk menyesuaikan jumlah pejabat yang ditetapkan melalui SK Gubernur Jatim Nomor 800.1.3.3/13954/204/2025.

Khofifah meminta para pejabat yang baru dikukuhkan segera mempercepat kinerja di unit kerja masing-masing. Ia menekankan bahwa tahun 2025 terdapat 2.836 ASN Pemprov Jatim yang memasuki masa purna tugas, sehingga kehadiran pejabat baru harus mampu mengisi posisi strategis secara cepat dan efektif. “Kami butuh percepatan agar pelayanan publik tetap optimal,” ujarnya.

Dalam arahannya, Khofifah kembali menggarisbawahi filosofi kerja JATIM BISA yang berorientasi pada daya saing, inklusivitas, dan profesionalisme. Menurutnya, provinsi-provinsi lain telah bergerak gesit sehingga Jawa Timur tidak boleh kehilangan ritme.

“Kita tidak hanya mengikuti perubahan, tetapi harus menjadi bagian dari pembentuk arah kemajuan bangsa,” katanya.

Khofifah juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap isu global, termasuk pengurangan emisi karbon. Ia menyinggung peluang pengembangan perdagangan karbon yang ia pelajari saat menghadiri RISING FELLOWSHIP di Singapura. Sistem carbon trading dinilai dapat menjadi instrumen baru bagi Jawa Timur menuju target net zero emission. “Ini peluang yang harus kita tangkap untuk masa depan energi bersih,” tuturnya.

Di tengah kondisi fiskal Pemprov Jatim yang berkurang sekitar Rp7 triliun, Khofifah meminta pejabat tetap produktif dan menjaga kualitas program prioritas. Ia menyebut fasilitasi bagi masyarakat, seperti misi dagang yang mempertemukan pelaku usaha dan pasar, harus terus berlanjut. “Tidak semua bisa dibantu modal, tetapi kita bisa membuka akses dan peluang,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital
Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:06 WIB

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:38 WIB

FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18 WIB

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:37 WIB

Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Berita Terbaru