Gubernur Khofifah Pimpin Pelajar Jatim Jahit Bendera Merah Putih Terpanjang untuk Pecahkan Rekor MURI

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjahit bendera Merah Putih bersama siswa SMK Negeri 8 Surabaya dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Rabu (13/8/2025). (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjahit bendera Merah Putih bersama siswa SMK Negeri 8 Surabaya dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Rabu (13/8/2025). (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Ribuan pelajar SMA, SMK, dan SLB di Jawa Timur menggelar aksi unik untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka menjahit sendiri kain merah dan putih menjadi Bendera Merah Putih raksasa yang ditargetkan memecahkan Rekor MURI sebagai bentangan terpanjang hasil jahitan murid dan guru.

Kegiatan ini dipusatkan di SMK Negeri 8 Surabaya, Rabu (13/8), dan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia turut duduk bersama pelajar menjahit dua helai kain menjadi satu, menghidupkan semangat nasionalisme sekaligus menghormati sejarah bendera kemerdekaan yang dijahit oleh Fatmawati Soekarno.

“Anak-anak ini adalah Fatmawati kecil. Mereka bukan hanya menjahit bendera, tetapi juga menjahit semangat kebangsaan,” ujar Khofifah.

Menurut data Dinas Pendidikan Jatim, target awal adalah 8.000 meter bendera yang dijahit oleh 8.000 murid dan guru. Namun hingga 13 Agustus, panjang bendera sudah mencapai 15.463,5 meter dengan 5.862 siswa dan 1.314 guru terlibat, dan jumlah itu masih terus bertambah. Bendera yang telah selesai akan dikibarkan serentak pada 17 Agustus 2025 menjelang penurunan bendera.

Di SMK Negeri 8 Surabaya, yang menjadi salah satu lokasi utama, murid jurusan Tata Busana menargetkan menjahit 100 meter bendera dengan pembagian 10 meter per siswa, disertai bendera berukuran 120 x 180 cm.

“Mereka punya keterampilan menjahit, sehingga hasilnya rapi dan sesuai desain. Ini menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan yang berkesan,” kata Khofifah.

Selain berkunjung langsung, Gubernur juga menyapa sekolah-sekolah lain secara daring, termasuk SMAN Sapekan Sumenep di Madura yang membuat bendera sepanjang 100 meter. Ia mengaku terharu melihat antusiasme para siswa di wilayah kepulauan.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menyebut tahun lalu Papua Barat mencetak rekor MURI dengan bentangan bendera 12,77 kilometer pada HUT ke-79 RI. Jatim optimistis bisa melampauinya berkat partisipasi 161 sekolah, terdiri dari 23 SMA, 78 SMK, dan 50 SLB.

“Ini membuktikan generasi Z dan Alpha di Jatim punya nasionalisme tinggi. Mereka mengerjakan sendiri, tidak menyerahkan ke penjahit. Semangat ini membanggakan dan harus terus dipupuk,” ujarnya.

Khofifah menegaskan, kegiatan ini tidak hanya tentang rekor, tetapi tentang menanamkan rasa cinta tanah air.

“Kesucian Merah Putih harus dijaga. Ada hati, pikiran, dan perilaku yang suci untuk membela bangsa. Itulah makna kemerdekaan,” pungkasnya.

Dengan semangat gotong royong, ribuan pelajar dan guru di Jawa Timur membuktikan bahwa nasionalisme dapat dijahit erat huruf demi huruf, benang demi benang di atas kain Merah Putih.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel
KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:49 WIB

Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:08 WIB

Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:06 WIB

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:38 WIB

FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18 WIB

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Berita Terbaru