Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp621 Juta di Maulid Nabi Al-Akbar

Senin, 7 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa  saat peringatan Maulid Nabi di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (6/9). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat peringatan Maulid Nabi di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (6/9). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama BAZNAS Jawa Timur menyalurkan sejumlah bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar PW Muslimat NU Jawa Timur di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (6/9).

Bantuan yang disalurkan mencakup program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), dukungan peralatan dan rombong usaha, bantuan modal usaha, hingga bedah rumah. Total nilai bantuan yang diserahkan mencapai ratusan juta rupiah untuk membantu pendidikan dan penguatan ekonomi para mustahik.

Peringatan Maulid Nabi tersebut menghadirkan Prof. Syekh Muhammad Fadhil Al-Jailani Al-Hasani sebagai pemberi tausiyah utama. Kegiatan turut dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak.

Khofifah mengapresiasi kiprah PW Muslimat NU Jatim yang dinilai konsisten menghadirkan layanan sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Menurutnya, layanan tersebut perlu semakin didekatkan dan diperluas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BAZNAS Jatim.

“Layanan kepada masyarakat harus terus kita dekatkan dan diperluas. Muslimat NU punya peran penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat, terutama layanan sosial dan keagamaan, bisa dijawab sampai ke tingkat paling dekat dengan masyarakat,” kata Khofifah.

Ia menilai sinergi Muslimat NU Jatim dan BAZNAS Jatim dapat menjadi salah satu cara memperluas manfaat zakat, khususnya dalam bidang pendidikan, penguatan usaha, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Yang kita dorong adalah bagaimana kolaborasi Muslimat NU bisa terus diperkuat, sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan manfaat. Semakin banyak muzaki yang percaya dan menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, semakin luas pula manfaat bagi mustahik yang bisa kita hadirkan,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Khofifah bersama Emil, Ketua BAZNAS Jatim Mohammad Ghofirin, dan Ketua Muslimat NU Jatim Nyai Hj. Masruroh Wahid menyerahkan sejumlah bantuan.

Melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana atau SKSS, bantuan senilai Rp84.850.000 diberikan kepada 44 mahasiswa pada Agustus 2026.

Untuk mendukung sektor usaha, disalurkan bantuan peralatan usaha dan rombong senilai Rp315 juta kepada 90 mustahik. Bantuan tersebut secara simbolis diterima Deffy Wahyuni dari Sidoarjo.

Kemudian, bantuan modal usaha senilai Rp181.055.000 diberikan kepada 85 mustahik. Bantuan secara simbolis diterima Dian Rahayu dari Surabaya.

Bantuan lainnya berupa program bedah rumah senilai Rp40 juta untuk dua mustahik, yang secara simbolis diterima Suhartik dari Probolinggo.

“Yang kita harapkan tentu semakin banyak muzaki yang percaya kepada BAZNAS dan semakin banyak mustahik yang bisa kita bantu. Mudah-mudahan ikhtiar ini terus berkembang dan manfaatnya semakin luas,” kata Khofifah.

Selain bantuan pendidikan dan ekonomi, Khofifah juga menyampaikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa bencana harus terus dijaga melalui gerakan sosial yang melibatkan berbagai pihak.

“Setiap ada saudara kita yang tertimpa bencana, kita harus hadir dan ikut meringankan beban mereka. Sebelumnya kita telah menyalurkan bantuan untuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” ujarnya.

Khofifah juga menyebut terdapat amanah bantuan Rp250 juta dari Hj. Masruroh Wahid yang akan digabungkan dengan bantuan dari PP Muslimat NU untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.

“Kali ini ada amanah Rp250 juta dari Ibu Hj. Masruroh Wahid yang akan digabungkan dengan bantuan di PP Muslimat NU untuk disalurkan kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga mereka diberi kekuatan dan segera bisa bangkit kembali,” lanjutnya.

Khofifah mengatakan gerakan kepedulian sosial Muslimat NU perlu terus dikembangkan. Bantuan sosial, menurutnya, tidak hanya diarahkan untuk penanganan korban bencana, tetapi juga dapat diperluas untuk mendukung kebutuhan pendidikan, termasuk pembangunan gedung TK dan TPQ.

“Insya Allah ini menjadi bagian dari amal jariyah kita. Ketika kita bisa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, mudah-mudahan manfaatnya terus mengalir,” katanya.

Di bidang pelayanan masyarakat, Khofifah juga meluncurkan program Mustika Mulia atau Muslimat Cantik Mudin Lilahi Ta’ala, hasil kolaborasi Muslimat NU Jatim dan BAZNAS Jatim.

Program tersebut ditujukan untuk memperkuat layanan mudin perempuan di tingkat ranting melalui pelatihan serta penguatan kapasitas. Khofifah berharap penguatan layanan itu dapat diikuti dengan tersedianya dukungan lain, seperti ambulans, tim pemulasaraan jenazah perempuan, dan tim tahlil.

Menurutnya, layanan yang berada hingga tingkat ranting akan memudahkan masyarakat memperoleh bantuan ketika membutuhkan, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.

“Ini bagian dari upaya kita mendekatkan layanan kepada masyarakat. Ketika layanan tersedia di tingkat ranting, masyarakat tidak perlu mencari jauh ketika membutuhkan,” ujarnya.

Dalam tausiyahnya, Prof. Syekh Muhammad Fadhil Al-Jailani Al-Hasani mengajak jamaah memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian kepada sesama.

“Iman harus terus kita tumbuhkan dan kuatkan. Orang yang beriman bukan hanya mendekat kepada Allah, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi orang lain. Karena itu, mari terus berbagi dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Berita Terbaru