Gubernur Khofifah Sambut Dubes Rusia, Bahas Investasi Maritim

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Tolchenov, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (21/10/2025). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis antara Rusia dan Jawa Timur, terutama di sektor maritim, pendidikan, dan ekonomi.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah Rusia terhadap Jawa Timur. Ia menyebut, kunjungan Dewan Maritim Federasi Rusia yang dijadwalkan pada 5 November mendatang menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral di bidang maritim.

“Federasi Rusia memilih Surabaya dan Jawa Timur sebagai destinasi kunjungan Dewan Maritim. Ini kesempatan strategis untuk memperluas komunikasi dan kolaborasi di sektor kemaritiman,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, rombongan Rusia juga dijadwalkan meninjau PT PAL Indonesia dan Pelindo, dua perusahaan besar di sektor perkapalan dan pelabuhan yang berbasis di Surabaya. Menurutnya, kerja sama di bidang shipbuilding dan pengelolaan pelabuhan menjadi krusial mengingat posisi Jawa Timur sebagai simpul konektivitas Indonesia bagian barat dan timur.

“Indonesia adalah negara maritim, dan Jawa Timur berperan sebagai hub penting. Penguatan kerja sama dengan Rusia yang memiliki industri maritim maju akan sangat bermanfaat,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan, Jawa Timur merupakan provinsi dengan populasi dan aktivitas ekonomi terbesar kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta. Dari 39 koridor tol laut nasional, 21 di antaranya beroperasi dari Jawa Timur, khususnya melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Ini menunjukkan besarnya peran Jawa Timur dalam rantai logistik nasional. Kerja sama dengan Rusia akan memperkuat daya saing industri perkapalan kita,” tutur Khofifah.

Selain maritim, Khofifah juga menyoroti potensi kerja sama di sektor pendidikan. Ia menyinggung kolaborasi yang telah terjalin antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan sejumlah universitas di Rusia, terutama di bidang teknologi perkapalan.

“ITS dikenal memiliki keunggulan dalam teknologi perkapalan. Kami berharap kerja sama ini bisa diperluas, termasuk peluang beasiswa dan magang bagi mahasiswa Jawa Timur,” katanya.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu berharap, kunjungan delegasi Rusia pada awal November dapat menghasilkan kesepakatan konkret yang membawa manfaat bagi kedua pihak.

“Kami siap menjadi mitra strategis Rusia dalam pengembangan industri maritim dan pendidikan. Semoga kerja sama ini memberi dampak nyata bagi hubungan bilateral Indonesia–Rusia,” ucapnya.

Sementara itu, Duta Besar Rusia Sergei Tolchenov menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia menilai Jawa Timur memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama, terutama dalam sektor perkapalan dan pendidikan vokasi.

“Kami melihat banyak peluang kolaborasi yang bisa dikembangkan, termasuk di bidang maritim dan teknologi. Pada 5 November nanti, delegasi dari Rusia akan datang ke Surabaya untuk membahas kerja sama lebih lanjut,” ujar Tolchenov.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah atas dukungan yang diberikan. “Kami sangat menghargai keterbukaan dan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia,” katanya menutup pernyataan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru