Gubernur Khofifah : Terimakasih atas Semua Pihak Terlibat dalam Gerakan Resik-resik Sungai

- Redaksi

Selasa, 21 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Jatim menggelar aksi gerakan Resik-Resik Sungai di beberapa wilayah sungai di Sidoarjo, mulai Senin (20/1) hingga Selasa (21/1)

Pemprov Jatim menggelar aksi gerakan Resik-Resik Sungai di beberapa wilayah sungai di Sidoarjo, mulai Senin (20/1) hingga Selasa (21/1)

SURABAYA, Radarabangsa.co.id – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya banjir, Pemprov Jatim menggelar aksi gerakan Resik-Resik Sungai di beberapa wilayah sungai di Sidoarjo, mulai Senin (20/1) hingga Selasa (21/1).

Gerakan ini dilakukan bersama-sama dengan TNI AL, Brigade Infanteri I/Marinir, Polri, IOF, BPBD Jatim, tagana, serta sekber relawan penanggulangan bencana (SRPB) Jatim. Bahkan, Sekdaprov Jatim ikut terjun langsung di lapangan memimpin kegiatan resik-resik sungai ini.

Dua sungai utama yang menjadi lokasi kegiatan yaitu Sungai Sinir dan Sungai Buntung, yang berada di sepanjang sekitar Terminal Bungurasih sampai Pasar Waru, Sidoarjo. Serta, Sungai Waru Pesantren yang juga berada di wilayah Sidoarjo.

Terkait kegiatan ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyambut baik dan menyampaikan apresiasi pada semua pihak yang sudah terlibat langsung dan bekerjasama dengan Pemprov Jatim dalam rangka gerakan resik-resik sungai. Terlebih, hal ini juga merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan fungsi asli sungai sebagai tempat aliran air.

“Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak yang sudah mendukung gerakan resik-resik sungai yang digagas oleh Pemprov Jatim. Ini sungguh suatu kegiatan bersama yang Insya Allah besar manfaatnya,” ucap Khofifah sapaan lekat Gubernur Jatim saat ditemui di Surabaya. Selasa (21/1/2020).

Baca Juga  Terekam CCTV Curi Anak Tangga, Dua Pria Sidokapasan Dibekuk

Secara khusus, apresiasi tersebut juga diberikan Gubernur Khofifah atas keterlibatan TNI AL dan Brigif Marinir yang telah mengerahkan kendaraan khusus yang dimiliki dalam aksi resik-resik sungai ini. Sehingga, bisa mempermudah penerikan sampah yang menyumbat di sekitar bantaran sungai.

Menurut Khofifah, kegiatan resik-resik sungai penting dilakukan, mengingat sungai yang ada saat ini banyak yang mengalami sedimentasi atau pengendapan material. Salah satunya disebabkan oleh limbah rumah tangga seperti sampah. Untuk itu keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan ini. Baik pemerintah, relawan bencana, semua organisasi, serta masyarakat.

Khofifah menjelaskan, berdasarkan update informasi dari BPBD Prov. Jatim per hari ini untuk Kali Sinir pada pukul 12.00 WIB sampah yang menyumbat dan seluruh enceng gondok sudah berhasil 100% dibersihkan. Demikian juga, untuk Kali Pesantren pembersihannya telah selesai dilakukan dan tidak ada hambatan yang signifikan.

Baca Juga  Legalitas Koordinator Pusat BEM Nusantara dalam Temu Nasional XII

Sedangkan, khusus untuk Kali Buntung yang  memiliki volume sampah cukup besar dan varian  yang cukup kompleks. Untuk itu, akan didatangkan alat long hand excavator untuk pembersihan lanjutan. Selain itu, koordinasi dengan dinas terkait juga telah dilakukan diantaranya dengan PDAM, PGN, Telkom, dan PLN.

“Untuk Kali Buntung ini informasi dari BPBD memang harus segera dibersihkan. Karena jika sampai terjadi banjir maka dampaknya bisa sampai ke Bandara Internasional Juanda. Karenanya, setelah long hand excavator ini tiba maka pembersihan lanjutan akan langsung dimulai,” urai gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, selain untuk mengantisipasi terjadinya banjir, kegiatan ini juga wujud aksi nyata untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai. Dengan demikian, diharapkan akan timbul kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai.

“Ini merupakan gerakan awal dalam rangka menjaga keberlanjutan terjaganya daerah aliran sungai. Sehingga, wilayah Jatim akan bisa selamat dari bencana banjir selama siaga bencana hidrometeorologi,” papar mantan Menteri Sosial tersebut. (Ari)

Berita Terkait

Stok Aman Jelang HBKN, DPD RI Lia Istihama Pastikan Cadangan Beras Nasional Terkuat Sepanjang Sejarah
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan, DPRD Tulungagung Dalami Pengawasan Ruang Digital
SPPG Desa Arok Resmi Beroperasi, Pemkab Bangkalan Dorong Gizi dan Ekonomi Desa
Forum Talenta Digital Jatim Mendunia, Kominfo Bangkalan Siap Dorong Transformasi Digital Daerah
Tujuh Jabatan Strategis di Pemprov Jatim Diserahterimakan, Khofifah Tekankan Kehati-hatian dan Profesionalisme
Khofifah Lantik 7 Pejabat Jatim, DPD RI Lia Istifhama Soroti Meritokrasi dan Profesionalisme ASN
Alun-Alun Sidoarjo Resmi Dibuka Kembali dengan Fasilitas Publik Lengkap
Pelaksanaan Cor Beton Jalan di Desa Sukamelang Indramayu Disorot, Camat Kroya Bungkam Soal Hasil Monev
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:26 WIB

Stok Aman Jelang HBKN, DPD RI Lia Istihama Pastikan Cadangan Beras Nasional Terkuat Sepanjang Sejarah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:39 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan, DPRD Tulungagung Dalami Pengawasan Ruang Digital

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:32 WIB

SPPG Desa Arok Resmi Beroperasi, Pemkab Bangkalan Dorong Gizi dan Ekonomi Desa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:15 WIB

Tujuh Jabatan Strategis di Pemprov Jatim Diserahterimakan, Khofifah Tekankan Kehati-hatian dan Profesionalisme

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:00 WIB

Khofifah Lantik 7 Pejabat Jatim, DPD RI Lia Istifhama Soroti Meritokrasi dan Profesionalisme ASN

Berita Terbaru