Tujuh Jabatan Strategis di Pemprov Jatim Diserahterimakan, Khofifah Tekankan Kehati-hatian dan Profesionalisme

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Dardak menyambut pejabat eselon II yang baru dilantik di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026). Foto Dok Ho/Nul RadarBangsa.co.id

Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Dardak menyambut pejabat eselon II yang baru dilantik di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026). Foto Dok Ho/Nul RadarBangsa.co.id

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, resmi melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026), sebagai bagian dari upaya penyegaran birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan daerah.

Pelantikan mencakup Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dua kepala dinas, dua asisten Setda, Kepala Bakorwil Bojonegoro, dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat. Pejabat yang dilantik antara lain M. Yasin (BPKAD), Nurcholis (DLH), Sufi Agustini (DP3AK), Tri Wahyu Liswati (Bakorwil Bojonegoro), Agung Subagyo (Biro Kesra), Dydik Rudy (Asisten Perekonomian dan Pembangunan), dan Imam Hidayat (Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat).

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, tetapi juga tanggung jawab moral dan profesional. Ia mengingatkan seluruh pejabat, baik yang baru maupun yang lama, untuk melaksanakan kebijakan publik dengan prinsip kehati-hatian, terutama di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang.

“Menjadikan kita harus sangat berhati-hati melaksanakan berbagai program. Mana yang pokok, mana yang penunjang, itu harus dipilah dengan cermat. Berikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat,” ujar Khofifah.

Khofifah juga menekankan konsistensi dalam pengawalan tiga program prioritas Pemprov Jatim: kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Menurutnya, ketiga sektor ini menjadi fondasi pembangunan daerah yang harus diperkuat secara simultan dan berkelanjutan. “Sama pentingnya, sama kuatnya. Mari kita bersama-sama menguatkan komitmen untuk menyukseskan tiga program pokok ini,” tambahnya.

Pelantikan ini merupakan bagian dari strategi Pemprov Jatim memastikan roda pemerintahan berjalan adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pergeseran dan pengisian jabatan juga dimaksudkan untuk mempercepat koordinasi lintas sektor, memperkuat integritas, serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Sejumlah pejabat baru langsung menyatakan kesiapan mereka untuk menjalankan amanah tersebut. Tri Wahyu Liswati menegaskan akan memprioritaskan sinergi antar-instansi di wilayah Bojonegoro, sementara M. Yasin menyatakan fokus pada efisiensi pengelolaan keuangan dan aset daerah.

Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Jatim melakukan penyegaran birokrasi secara berkala, demi menciptakan pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Keberhasilan pembangunan Jawa Timur sangat ditentukan oleh soliditas dan profesionalisme seluruh aparatur pemerintahan,” pungkas Gubernur Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru