Guru PAUD Bangkalan Diminta Tak Sekadar Mengajar, Kesejahteraan Jadi Sorotan

Minggu, 23 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Lutfiana Lukman Hakim saat menghadiri peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI di Pendopo Agung Bangkalan, Sabtu (22/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Lutfiana Lukman Hakim saat menghadiri peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI di Pendopo Agung Bangkalan, Sabtu (22/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Peringatan HUT ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran guru PAUD dalam membentuk karakter dan menyiapkan generasi masa depan.

Pesan itu disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan, Lutfiana Lukman Hakim, saat menghadiri peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI Kabupaten Bangkalan di Pendopo Agung Bangkalan, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan yang digelar dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti jajaran pengurus HIMPAUDI, para guru PAUD, mitra, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Lutfiana menyampaikan apresiasi kepada para guru PAUD yang dinilainya telah menjalankan pengabdian dengan kesabaran, kasih sayang, dan ketulusan.

Menurut Lutfiana, tugas guru PAUD tidak sebatas mengajar. Para pendidik memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini sekaligus menjadi teladan dalam proses tumbuh kembang mereka.

“Terima kasih atas pengabdian Ibu dan Bapak. Terima kasih karena tetap hadir ketika lelah, tetap tersenyum meskipun banyak keterbatasan, dan telah memilih untuk mengabdi demi anak-anak bangsa,” ungkap Lutfiana.

Ia menilai perjalanan HIMPAUDI selama 21 tahun telah menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pendidikan anak usia dini, termasuk di Kabupaten Bangkalan.

Lutfiana juga mengakui besarnya pengabdian guru PAUD belum selalu berbanding lurus dengan apa yang diterima. Meski demikian, ia menekankan besarnya nilai perjuangan dan kontribusi para pendidik PAUD terhadap masa depan bangsa.

“Penghasilan boleh jadi sederhana, tetapi nilai pengabdian Ibu dan Bapak guru sungguh luar biasa. Dari tangan Ibu dan Bapaklah anak-anak belajar tentang kebaikan. Dari kesabaran Ibu dan Bapaklah tumbuh generasi masa depan,” tuturnya.

Ia berharap perjuangan HIMPAUDI dalam memperjuangkan kesetaraan dan peningkatan kesejahteraan guru PAUD terus mendapat perhatian dan diwujudkan melalui kebijakan yang semakin berpihak kepada para pendidik.

“Gaji mungkin minimalis, tetapi semangat haruslah maksimalis,” pesannya.

Selain persoalan kesejahteraan, Lutfiana mendorong HIMPAUDI Kabupaten Bangkalan untuk terus memperkuat solidaritas dan meningkatkan kapasitas para pendidik. Ia juga berharap organisasi tersebut mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Bangkalan.

“Semoga HIMPAUDI semakin maju, semakin solid, semakin sejahtera, dan semakin memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bangkalan,” harapnya.

Lutfiana menambahkan, setiap senyum, kesabaran, dan ilmu yang diberikan guru kepada anak-anak merupakan bentuk pengabdian yang bernilai. Ia berharap kebaikan tersebut menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

“Guru PAUD adalah pendidik masa depan. Layak setara dalam penghargaan dan kesejahteraan,” tegasnya.

Peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI Kabupaten Bangkalan diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas sekaligus meningkatkan penghargaan terhadap para pendidiknya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:51

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Berita Terbaru