Hari Jadi ke-495 Bangkalan, Bupati Tekankan Pengentasan Kemiskinan dan Lapangan Kerja

Sabtu, 24 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Bangkalan yang dirangkai dengan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, Jumat (23/10/2026). (Dok. Ho/Pemkab Bangkalan/RadarBangsa.co.id).

Bupati Bangkalan Lukman Hakim memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Bangkalan yang dirangkai dengan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, Jumat (23/10/2026). (Dok. Ho/Pemkab Bangkalan/RadarBangsa.co.id).

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan, perluasan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi fokus penting pembangunan Kabupaten Bangkalan. Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Bangkalan yang dirangkai dengan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, Jumat (23/10/2026).

Upacara peringatan berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, insan pendidikan, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangkalan.

Mengusung tema “Bangkalan Ramah Investasi, Aman dan Berbudaya”, peringatan hari jadi ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat upaya menghadapi tantangan ekonomi dan sosial.

Dalam sambutannya, Lukman menekankan bahwa pertambahan usia Kabupaten Bangkalan harus diikuti langkah nyata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Bangkalan ini harus menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam menekan angka kemiskinan, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Lukman, perjalanan panjang Kabupaten Bangkalan tidak terlepas dari perjuangan para pendahulu dan kontribusi seluruh elemen masyarakat. Semangat tersebut, kata dia, perlu dilanjutkan melalui kerja nyata agar pembangunan mampu menjawab kebutuhan warga.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Program pemerintah juga perlu memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.

Upaya mengurangi kemiskinan diarahkan melalui penguatan ekonomi keluarga, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta perluasan kesempatan kerja.

Peningkatan kualitas pelayanan dasar juga menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

Di tengah perkembangan ekonomi dan peluang industrialisasi, peningkatan kompetensi masyarakat dinilai semakin penting. Dengan keterampilan dan daya saing yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan peluang usaha maupun pekerjaan yang berkembang di daerah.

Sejalan dengan tema peringatan hari jadi, Pemerintah Kabupaten Bangkalan mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif, aman, dan tetap memperhatikan karakter budaya lokal.

Lukman menekankan bahwa investasi tidak semestinya hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin Bangkalan menjadi daerah yang ramah investasi, aman, dan berbudaya. Investasi yang masuk diharapkan mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Masuknya investasi diharapkan memperluas aktivitas ekonomi daerah, mendorong tumbuhnya usaha baru, dan meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

Namun, manfaat tersebut memerlukan dukungan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal serta keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan ekonomi. Dengan demikian, pertumbuhan usaha diharapkan tidak hanya dinikmati oleh investor, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi daerah.

Bahan sambutan yang tersedia belum mencantumkan target terukur mengenai penurunan kemiskinan, jumlah lapangan kerja yang akan dibuka, maupun sasaran peningkatan investasi. Informasi tersebut diperlukan untuk menilai perkembangan dan capaian program pembangunan secara konkret.

Lukman juga menekankan bahwa pembangunan Kabupaten Bangkalan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah. Keterlibatan berbagai pihak dibutuhkan agar program pembangunan berjalan efektif dan manfaatnya dirasakan secara lebih merata.

“Pembangunan Bangkalan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, pemuda, dan seluruh masyarakat agar kemajuan daerah dapat dirasakan secara merata,” tuturnya.

Kolaborasi antarpemangku kepentingan diharapkan dapat mempercepat pembangunan, memperkuat ekonomi masyarakat, dan mengoptimalkan berbagai peluang yang muncul.

Dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, pemuda, dan unsur lainnya dapat berkontribusi dalam peningkatan kualitas SDM, pengembangan usaha lokal, serta penciptaan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, sinergi antarpihak menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain pembangunan ekonomi, keamanan, kerukunan, dan pelestarian budaya turut menjadi perhatian dalam peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Bangkalan.

Kemajuan daerah diharapkan berjalan beriringan dengan upaya menjaga identitas masyarakat yang religius, menjunjung tinggi kebersamaan, dan menghormati warisan budaya para leluhur.

Nilai-nilai tersebut merupakan bagian dari karakter masyarakat Bangkalan yang perlu dipertahankan di tengah perkembangan zaman dan meningkatnya peluang investasi.

Peringatan hari jadi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.

Penguatan ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik, perluasan kesempatan kerja, dan pelestarian budaya menjadi sejumlah agenda yang diharapkan mendorong Bangkalan tumbuh lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Ke depan, keterukuran program serta keterbukaan informasi mengenai hasil pembangunan menjadi hal penting untuk memastikan komitmen pemerintah daerah dapat dinilai berdasarkan capaian nyata dan manfaatnya bagi masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Ombudsman RI Apresiasi Respons Cepat Pemkab Lamongan dalam Penilaian Pelayanan Publik
Subandi Tata Perbatasan Sidoarjo-Surabaya, Parkir Liar dan PKL Jadi Sorotan
Bakti Sosial Polres Kendal, 50 Warga Pening Terima Bantuan Tunai
Kemiskinan Kendal Turun, 3.450 Orang Keluar dari Kemiskinan
Kapolres Kendal Edukasi Pelajar MTsN 1 Brangsong soal Bahaya Bullying
Saka Adhyasta Pemilu Didorong Jadi Sarana Pendidikan Politik Pemula
Libur Akhir Pekan, Emak-Emak Fatayat Semarang Serbu Pantai Indah Kemangi Kendal
Nurjabali dan Putra Majapahit Juara Bupati Cup Pasuruan 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:52

Hari Jadi ke-495 Bangkalan, Bupati Tekankan Pengentasan Kemiskinan dan Lapangan Kerja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

Ombudsman RI Apresiasi Respons Cepat Pemkab Lamongan dalam Penilaian Pelayanan Publik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:59

Bakti Sosial Polres Kendal, 50 Warga Pening Terima Bantuan Tunai

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:24

Kemiskinan Kendal Turun, 3.450 Orang Keluar dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:49

Kapolres Kendal Edukasi Pelajar MTsN 1 Brangsong soal Bahaya Bullying

Berita Terbaru