HGN 2026 di Lumajang, 46 Ahli Gizi Turun ke Sekolah Perkuat Literasi Gizi Pelajar

Kamis, 22 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Edukasi gizi seimbang oleh ahli gizi kepada pelajar saat HGN ke-66 di Lumajang, Rabu (21/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Edukasi gizi seimbang oleh ahli gizi kepada pelajar saat HGN ke-66 di Lumajang, Rabu (21/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

LUMAJANG, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 Tahun 2026 di Kabupaten Lumajang dimaknai lebih dari sekadar seremoni. Sebanyak 46 ahli gizi dan dietisien diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah melalui program Edukasi Gizi Serentak Seluruh Indonesia, Rabu (21/1/2026), sebagai langkah strategis memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Kegiatan edukasi dilaksanakan serentak di 10 satuan pendidikan lintas jenjang, mulai SD hingga SMA/SMK. Sekolah sasaran meliputi SMPN 1 Kedungjajang, SMP IT Yahtadi, SMPN 1 Yosowilangun, SMAN 1 Tempeh, SMPN 2 Pasirian, SMK Muhammadiyah Lumajang, SMA PGRI Lumajang, SMPN 4 Lumajang, SDN Tompokersan 02 Lumajang, serta SMPN 2 Sukodono. Ratusan pelajar mengikuti penguatan literasi gizi sebagai fondasi pembentukan generasi sehat dan produktif.

Ketua Panitia HGN ke-66 Kabupaten Lumajang, Aidah Aulia, menegaskan bahwa edukasi gizi pada anak usia sekolah merupakan bagian penting dari strategi nasional pencegahan masalah gizi dan peningkatan kualitas kesehatan jangka panjang.

“Edukasi ini bukan sekadar penyuluhan, tetapi upaya sistematis menanamkan perilaku makan sehat sejak dini. Anak-anak yang memahami gizi seimbang akan tumbuh lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Aidah.

Menurutnya, materi edukasi dirancang komprehensif dan aplikatif. Topik yang disampaikan mencakup konsep gizi seimbang, pentingnya sarapan sehat, konsumsi protein hewani dan nabati, sayur dan buah, pembatasan gula, garam, dan lemak, hingga pencegahan anemia pada remaja serta stunting. Seluruh materi menekankan keterkaitan langsung antara kualitas gizi dengan kemampuan belajar, daya tahan tubuh, dan perkembangan kecerdasan.

Dalam konteks pembangunan nasional, kegiatan ini dinilai memiliki nilai strategis. Indonesia tengah menyiapkan Generasi Emas 2045, namun tantangan masalah gizi seperti stunting, kekurangan zat besi, dan pola konsumsi tidak sehat pada anak dan remaja masih menjadi ancaman nyata.

“Intervensi paling efektif adalah edukasi sejak usia sekolah. Dari sinilah rantai masalah gizi dapat diputus dan generasi yang sehat secara fisik, kuat secara mental, serta unggul secara intelektual dapat disiapkan,” tegas Aidah.

Edukasi Gizi Serentak juga menjadi bagian dari gerakan nasional dengan target pemecahan Rekor MURI. Meski demikian, penyelenggara menegaskan bahwa substansi utama kegiatan terletak pada perubahan perilaku jangka panjang, bukan pada pencapaian rekor semata.

Aidah menambahkan, keberhasilan program membutuhkan sinergi berkelanjutan antara tenaga kesehatan, sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah. Sekolah dinilai sebagai ruang strategis pembentukan kebiasaan hidup sehat karena menjadi lingkungan utama aktivitas anak.

Melalui kegiatan ini, Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya membangun kualitas sumber daya manusia dari hulu. Edukasi gizi diposisikan sebagai investasi pembangunan jangka panjang untuk melahirkan generasi sehat, cerdas, berdaya saing, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru