Hujan Angin Terjang Banyuwangi, 52 Rumah Rusak di Sempu–Muncar

Minggu, 8 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANG, RadarBangsa.co.id — Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (7/2/2026) sore. Peristiwa hidrometeorologi tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga rusak dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi mencatat sedikitnya 52 rumah terdampak dalam kejadian ini.

Data BPBD menunjukkan, dampak paling luas terjadi di Kecamatan Sempu. Sebanyak 49 kepala keluarga (KK) di tiga desa terdampak, yakni Desa Karangsari, Desa Temuguruh, dan Desa Temuasri. Selain rumah tinggal, enam kandang ayam milik warga juga mengalami kerusakan. Sementara itu, tiga rumah lainnya dilaporkan rusak di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Banyuwangi, Partana, menjelaskan bahwa kerusakan terparah terjadi di Desa Tembokrejo. Angin kencang dilaporkan menyapu habis atap salah satu rumah warga, sedangkan dua rumah di Desa Temuguruh mengalami kerusakan serius pada bagian dapur hingga ambruk.

“Kerusakan mulai dari ringan sampai berat. Namun, sebagian besar berupa kerusakan ringan pada atap rumah,” ujar Partana, Minggu (8/2/2026).

Selain merusak bangunan, hujan angin juga berdampak pada jaringan listrik. Di Desa Tembokrejo, aliran listrik ke sembilan rumah warga sempat terputus akibat gangguan jaringan. BPBD segera berkoordinasi dengan PLN, dan pasokan listrik telah kembali normal setelah dilakukan penanganan.

Partana menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sesuai arahan Bupati Banyuwangi, BPBD bersama relawan, TNI, dan Polri bergerak cepat melakukan penanganan darurat sejak hari kejadian. Bantuan tahap awal berupa bahan pangan dan terpal telah disalurkan pada Sabtu malam untuk meringankan beban warga terdampak.

“Hari ini kami melanjutkan pendataan kebutuhan bantuan tahap kedua, seperti selimut, kasur lipat, matras, hingga paket khusus balita bagi keluarga yang memiliki anak kecil,” jelasnya.

BPBD Banyuwangi juga tengah menginventarisasi kebutuhan material bangunan, seperti asbes, kayu, dan bahan lainnya, guna mendukung perbaikan rumah warga. Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan asesmen lanjutan serta mendampingi masyarakat dalam pembersihan puing-puing sisa kerusakan.

“Kami hadir bersama camat, kepala desa, relawan, serta TNI-Polri untuk memastikan penanganan berjalan dan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” pungkas Partana.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru