Hujan Lebat di Banyuwangi Picu Luapan Sungai, Jalan Longsor 25 Meter

Selasa, 3 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melakukan asesmen di lokasi terdampak luapan air dan longsor di Kabupaten Banyuwangi. (Foto Ho/ RadarBangsa.co.id)

Petugas melakukan asesmen di lokasi terdampak luapan air dan longsor di Kabupaten Banyuwangi. (Foto Ho/ RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Banyuwangi memicu luapan sungai dan kerusakan infrastruktur. Pemerintah daerah kini memperkuat kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi banjir dan tanah longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Partana, mengatakan hujan lebat terjadi pada Senin dini hari (2/11/2026), terutama di kawasan hulu seperti Kecamatan Licin dan Songgon.

Meski berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi masih berada dalam periode musim kemarau, intensitas hujan yang tinggi di sejumlah wilayah tetap perlu diwaspadai.

“ Kami bersama tim sudah turun ke lapangan melakukan mitigasi dan asesmen di sejumlah titik terdampak. Ada beberapa lokasi yang menjadi atensi, yakni Dusun Simacan Kecamatan Licin, Kecamatan Songgon, dan Singojuruh,” ujar Partana.

Di Dusun Simacan, Kecamatan Licin, luapan air menyebabkan struktur penyangga jalan paving di tepi tebing longsor sepanjang sekitar 25 meter. BPBD telah melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara di Kecamatan Songgon, peningkatan debit Sungai Badeng menyebabkan sebuah bangunan kandang kambing hanyut.

Dampak hujan lebat juga terjadi di Kecamatan Singojuruh. Debit Sungai Alasmalang meningkat hingga hampir menyentuh bagian bawah jembatan sekitar pukul 04.00 WIB.

Air sempat meluap ke kawasan permukiman dan membawa lumpur ke sejumlah gang di jalan kampung. Namun, kondisi aliran sungai dilaporkan telah kembali normal.

“ Saat ini, kondisi aliran sungai dilaporkan telah kembali normal,” jelas Partana.

Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Pemkab Banyuwangi memperkuat koordinasi lintas sektor dengan membentuk tim kesiapsiagaan yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, desa, serta TNI/Polri.

Tim tersebut disiapkan untuk mendukung penanganan darurat, mulai dari evakuasi warga, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), hingga pengelolaan jalur evakuasi.

“Tim ini melibatkan banyak unsur, mulai OPD terkait di lingkungan Pemkab Banyuwangi, kecamatan, desa, hingga TNI/Polri,” kata Partana.

Selain kesiapan personel, Pemkab juga memperkuat ketahanan masyarakat melalui program Desa Tangguh Bencana (Destana). Saat ini, Banyuwangi telah memiliki 43 desa/kelurahan tanggap bencana.

Peralatan penanggulangan bencana juga disiagakan agar dapat segera digunakan ketika kondisi darurat terjadi.

Di sisi mitigasi, pemerintah daerah melakukan normalisasi sungai di sejumlah kawasan. Salah satunya Sungai Gonggo di Kecamatan Pesanggaran yang sebelumnya kerap meluap dan menyebabkan banjir di wilayah sekitarnya.

Partana mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan berintensitas tinggi. Warga juga diminta segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan kepada aparat setempat atau BPBD.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Khofifah Takziah ke Keluarga Korban Longsor Lumajang, Bawa Santunan dan Bantuan Renovasi
Ribuan Jemaah Padati Jember Bermunajat, Gus Fawait Apresiasi Pemuda Pancasila
Pancaroba Tiba, ASN Probolinggo Diingatkan Jaga Kesehatan dan Keselamatan
Lima Tahun Diperjuangkan, Pintu Air Gambiran Kini Tuntas
Lamongan Andalkan 180 Atlet di POPDA Jatim 2026, Satu Emas Sudah Dikantongi
Khofifah Baur dengan 6.000 Anak di Malang, Tekankan Religiusitas dan Nasionalisme
Anggaran Responsif Gender Lamongan Naik, Program Bertambah Jadi 460
Senator Cantik Lia Istifhama Ikut Donor Darah, HUT DPD RI Diisi Aksi Sosial

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:24

Khofifah Takziah ke Keluarga Korban Longsor Lumajang, Bawa Santunan dan Bantuan Renovasi

Selasa, 3 November 2026 - 08:03

Ribuan Jemaah Padati Jember Bermunajat, Gus Fawait Apresiasi Pemuda Pancasila

Selasa, 3 November 2026 - 07:30

Hujan Lebat di Banyuwangi Picu Luapan Sungai, Jalan Longsor 25 Meter

Selasa, 3 November 2026 - 07:10

Lima Tahun Diperjuangkan, Pintu Air Gambiran Kini Tuntas

Senin, 2 November 2026 - 16:36

Lamongan Andalkan 180 Atlet di POPDA Jatim 2026, Satu Emas Sudah Dikantongi

Berita Terbaru