HUT ke-80 Jawa Timur, Khofifah Ajak Warga Teguhkan Semangat ‘JATIM BISA’

Minggu, 12 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur berlangsung khidmat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/10/2025). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung upacara tersebut dan mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat ketangguhan melalui filosofi kerja JATIM BISA — Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif.

Menurut Khofifah, tema “Jatim Tangguh Terus Bertumbuh” menjadi cerminan karakter masyarakat Jawa Timur yang pantang menyerah dan selalu berinovasi di tengah dinamika zaman.

“Alhamdulillah, kita bersyukur atas capaian bersama sejauh ini. Namun masa depan menuntut langkah yang lebih progresif. Karena itu, filosofi JATIM BISA menjadi ruh pembangunan Jawa Timur,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan makna dari empat pilar tersebut: Berdaya berarti memiliki kemandirian dan kekuatan lokal; Inklusif menegaskan pembangunan yang merangkul semua kalangan; Sinergis menandakan pentingnya kolaborasi lintas sektor; dan Adaptif mencerminkan kemampuan berinovasi menghadapi perubahan.

“Dengan semangat JATIM BISA, kita tidak hanya mengikuti perubahan, tapi menjadi pelaku utamanya. Dari Bumi Majapahit, kita terus menyalakan semangat persatuan dan kemajuan,” tegasnya.

Capaian pembangunan Jawa Timur menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,23 persen pada triwulan II tahun 2025, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 5,12 persen. Investasi daerah juga menembus Rp147,3 triliun pada 2024, tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir.

Tingkat kemiskinan turun menjadi 9,5 persen per Maret 2025, sementara kemiskinan ekstrem berhasil ditekan hingga 0,66 persen. Jawa Timur juga tercatat memiliki 4.716 desa mandiri terbanyak di Indonesia.

“Desa adalah akar kekuatan ekonomi rakyat. Dari desa, kita membangun kemandirian dan ketahanan bangsa,” kata Khofifah.

Di sektor pangan, Jawa Timur menegaskan diri sebagai lumbung nasional dengan prediksi produksi padi lebih dari 12 juta ton gabah kering panen pada 2025. Komoditas lain seperti jagung, tebu, daging sapi, susu, telur, dan perikanan turut menopang ketahanan pangan nasional.

“Kami siap mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis dengan rantai pasok yang kuat dan ekonomi rakyat yang hidup,” tambahnya.

Selain ekonomi, Jatim juga menorehkan prestasi di bidang lingkungan dengan meraih peringkat pertama nasional dalam implementasi ekonomi hijau versi Kementerian Perindustrian.

“Jatim bukan hanya mengejar produktivitas, tetapi juga menjaga bumi dengan memperluas energi terbarukan dan menekan emisi karbon,” ujar Khofifah.

Sebagai pusat pendidikan, Jawa Timur kini memiliki 700 perguruan tinggi dan menjadi ladang lahirnya inovasi nasional. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jatim pun terus meningkat dan konsisten di kategori tinggi sejak 2020.

“Di usia ke-80 ini, mari kita jadikan momentum untuk menatap masa depan yang inklusif, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru