HUT ke-83 Musi Rawas: Bupati Ungkap Capaian dan Tantangan Infrastruktur

Selasa, 21 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Paripurna HUT ke-83 Musi Rawas di ruang sidang DPRD, Senin (20/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana Rapat Paripurna HUT ke-83 Musi Rawas di ruang sidang DPRD, Senin (20/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MUSI RAWAS, RadarBangsa.co.id – Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Musi Rawas dalam rangka Hari Jadi ke-83, Senin (20/4/2026), bukan sekadar seremoni tahunan. Forum ini menjadi panggung evaluasi kinerja pemerintah sekaligus penegasan arah kebijakan pembangunan yang berdampak langsung pada layanan publik dan kesejahteraan warga.

Di tengah capaian yang diklaim meningkat, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas juga mengakui masih adanya pekerjaan rumah serius, terutama pada sektor infrastruktur jalan yang hingga kini menjadi keluhan masyarakat.

Rapat yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD itu dipimpin Ketua DPRD Firdaus Cik Olah bersama jajaran pimpinan dewan. Hadir pula Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Bupati Musi Rawas Ratna Machmud, hingga sejumlah pejabat pusat, menandakan pentingnya sinergi lintas level pemerintahan dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Bupati Musi Rawas Ratna Machmud menegaskan, usia ke-83 menjadi momentum strategis untuk memastikan pembangunan tidak hanya berjalan, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Tahun ini kita mengusung tema Musi Rawas MANTABKAN, menuju Sumsel Maju Terus untuk Semua dan Indonesia Emas 2045. Ini bukan sekadar slogan, tetapi arah kebijakan pembangunan yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Dari sisi kinerja, Pemkab Musi Rawas mencatat sejumlah capaian. Di antaranya mempertahankan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan predikat “BB”, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama sembilan tahun berturut-turut, serta peningkatan reformasi birokrasi.

Selain itu, sektor layanan publik juga mengalami penguatan melalui capaian Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Artinya, akses layanan kesehatan bagi masyarakat semakin terbuka dan terjamin.

Namun, di balik capaian tersebut, persoalan infrastruktur jalan masih menjadi sorotan. Sejumlah ruas jalan di kawasan hutan belum optimal dibangun akibat kendala perizinan dan keterbatasan anggaran.

“Ini menjadi tantangan yang harus diselesaikan bersama. Sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat sangat dibutuhkan agar pembangunan infrastruktur bisa dipercepat,” ujar Ratna.

Dampak persoalan ini tidak kecil. Infrastruktur jalan yang belum memadai berpengaruh langsung pada mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga akses layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan.

Secara makro, pemerintah daerah mencatat tren positif dalam lima tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi meningkat dari 2,33 persen menjadi 4,75 persen. Pendapatan per kapita naik dari Rp51,2 juta menjadi Rp65,5 juta.

Selain itu, tingkat pengangguran berhasil ditekan dari 2,78 persen menjadi 1,74 persen, sementara angka kemiskinan turun dari 13,89 persen menjadi 12,67 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 67,01 menjadi 71,92.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa kebijakan pembangunan mulai menunjukkan hasil, meski belum sepenuhnya merata di semua sektor.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah.

“Momentum hari jadi ini harus menjadi penguat kebersamaan. Kita butuh gotong royong agar Musi Rawas benar-benar maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Rapat paripurna kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai simbol harapan agar pembangunan Musi Rawas ke depan semakin inklusif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. (adv)

Penulis : Separi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru