Jalan Lingkar Utara Lamongan Masuki Tahap Akhir, Ditargetkan Dibuka 17 Agustus

Senin, 11 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BBPJN Jatim-Bali bersama Dishub dan Satlantas Polres Lamongan menyetel waktu pada Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di Jalan Lingkar Utara Lamongan sebagai persiapan uji coba pengoperasian, Senin (11/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas BBPJN Jatim-Bali bersama Dishub dan Satlantas Polres Lamongan menyetel waktu pada Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di Jalan Lingkar Utara Lamongan sebagai persiapan uji coba pengoperasian, Senin (11/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pengerjaan Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan kini memasuki tahap akhir dan siap diuji coba sebelum resmi dibuka. Pemerintah menargetkan jalur sepanjang sekitar 7,15 kilometer ini dapat beroperasi pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Senin (11/8/2025), tim Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalu Lintas Polres Lamongan melakukan penyempurnaan teknis, termasuk pengaturan waktu pada 10 unit Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) yang terdiri dari traffic light dan warning light.

“Hari ini kita setting time, dan nanti malam hingga besok tim Audit Keselamatan Jalan (AKJ) akan melakukan pemeriksaan lapangan,” jelas Muhadi Setyo Utomo, Pengawas Lapangan BBPJN Jatim-Bali. Ia menambahkan, uji coba akan dilakukan setelah proses audit selesai, yang diperkirakan berlangsung pada Rabu atau Kamis.

Kepala Dishub Lamongan, Dianto Hari Wibowo, menegaskan bahwa semua persiapan dilakukan dengan memperhatikan faktor keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. “Tujuan kita agar pengoperasian JLU bisa berjalan sesuai harapan masyarakat, dan kami optimis bisa dilakukan pada tanggal 17 Agustus,” ujarnya.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, juga menyampaikan optimisme yang sama. “Insya Allah kalau tidak ada kendala, tanggal 17 Agustus nanti JLU akan dibuka,” tegasnya.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, turut memberikan dukungan melalui akun media sosialnya. “Semoga JLU Lamongan lancar dan bisa segera beroperasi sebelum 17 Agustus,” tulis Emil.

Setelah dibuka, JLU akan terus dievaluasi selama masa pemeliharaan hingga 23 September 2025. Evaluasi ini bertujuan memastikan jalur berfungsi maksimal, baik dari sisi kelengkapan fasilitas maupun keselamatan pengguna jalan.

JLU dibangun mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Lamongan sebagai proyek strategis nasional. Jalur ini tidak hanya bertujuan mengurai kemacetan di pusat kota, tetapi juga dirancang menjadi koridor multifungsi yang nantinya dilengkapi fasilitas publik seperti SPBU, rest area, sentra kuliner, area parkir kendaraan besar, kawasan komersial, hingga perumahan ramah lingkungan.

Pembangunan yang digagas sejak masa Bupati Masfuk ini akhirnya terwujud pada era kepemimpinan Bupati Yuhronur Efendi. Pemkab Lamongan juga berkontribusi dalam pembebasan lahan senilai Rp50 miliar.

Dengan hadirnya JLU, pemerintah berharap arus lalu lintas di pusat kota akan lebih lancar, mobilitas barang dan jasa meningkat, serta tata ruang kota menjadi lebih tertata dan berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Berita Terbaru