MAGETAN, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin ziarah dan tabur bunga di makam Pahlawan Nasional sekaligus Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario (RMTA) Soerjo, di Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Selasa (6/10/2026).
Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Selain mengenang jasa RMTA Soerjo, kegiatan itu dimanfaatkan Khofifah sebagai momentum refleksi terhadap nilai perjuangan, pengabdian, dan keberanian yang diwariskan gubernur pertama Jawa Timur tersebut.
Prosesi berlangsung khidmat. Khofifah bersama Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiati, jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Magetan, organisasi perangkat daerah Pemprov Jatim, serta peserta ziarah mengikuti penghormatan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, dan tabur bunga.
Khofifah mengatakan, ziarah tersebut bukan sekadar kegiatan untuk mengenang tokoh sejarah. Menurutnya, perjuangan RMTA Soerjo perlu ditempatkan sebagai bahan refleksi bagi generasi saat ini.
“Harapan kita napas kejuangan dan keberanian untuk membela kemerdekaan itu akan menjadi refleksi bersama sebagai warga bangsa,” kata Khofifah.
RMTA Soerjo merupakan Gubernur Jawa Timur pada periode 1945–1948. Sebelum memimpin Jawa Timur, ia pernah menjabat Bupati Magetan pada 1938–1943 dan Residen Bojonegoro pada 1943–1945.
Bagi Khofifah, salah satu warisan penting RMTA Soerjo adalah kepemimpinan yang kuat. Keteguhan tersebut dinilai menjadi teladan, terutama ketika seorang pemimpin harus mengambil keputusan dalam situasi yang penuh tantangan.
“Terima kasih kita kepada RMTA Soerjo yang sudah memiliki strong leadership, jadi kepemimpinan yang sangat kuat, hari itu kalau kepemimpinan tidak kuat itu bisa oleng,” ujarnya.
Khofifah menilai keteladanan tersebut masih relevan bagi para pemimpin saat ini. Ia mengajak setiap pemimpin untuk merefleksikan nilai kepemimpinan RMTA Soerjo sesuai sektor dan tanggung jawab masing-masing.
“Mari kita lakukan refleksi untuk kita semua menjadi bagian dari kepemimpinan yang kuat di sektor dan bidang kita masing-masing,” katanya.
Khofifah juga menyampaikan bahwa sejak mendapat mandat memimpin Pemprov Jatim, dirinya selalu memimpin langsung ziarah ke makam RMTA Soerjo. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya mengontekstualisasikan semangat perjuangan tokoh tersebut dengan tantangan masa kini.
Ia menilai keberanian RMTA Soerjo dalam menghadapi situasi setelah Proklamasi Kemerdekaan menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Khofifah mengingatkan bahwa mempertahankan kemerdekaan pada masa awal Indonesia berdiri bukan perkara sederhana. Karena itu, keberanian mengambil keputusan menjadi salah satu nilai yang perlu terus diwariskan.
“Mempertahankan kemerdekaan RI perlu keberanian selain semangat juang,” pungkas Khofifah.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar