Jenazah PMI Asal Arjasa Tiba di Jember, Biaya Dipikul Gus Fawait

Senin, 7 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah PMI asal Arjasa, Jember, Muhammad Iswandi, tiba di rumah duka pada Minggu (6/9/2026) malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Jenazah PMI asal Arjasa, Jember, Muhammad Iswandi, tiba di rumah duka pada Minggu (6/9/2026) malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Jenazah Muhammad Iswandi, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Biting, Kecamatan Arjasa, Jember, akhirnya tiba di rumah duka pada Minggu (6/9/2026) malam. Jenazah tiba sekitar pukul 21.18 WIB setelah menjalani proses pemulangan dari Malaysia dan langsung dimakamkan.

Pemulangan jenazah PMI Jember tersebut berlangsung setelah proses administrasi, verifikasi dokumen, serta prosedur kepolisian di Malaysia membutuhkan waktu beberapa pekan.

Putri almarhum, Istantina Anitia atau Nita, mengatakan ayahnya telah bekerja di Malaysia sejak 2006. Selama hampir dua dekade di Negeri Jiran, Iswandi tercatat bekerja di sejumlah sektor, mulai dari pabrik perakitan rangka mobil, manufaktur wadah plastik, hingga industri pembuat wadah minuman.

Menurut Nita, saat berangkat ke Malaysia, ayahnya tidak memiliki riwayat penyakit kronis. Kondisi kesehatan Iswandi baru diketahui keluarga dalam dua tahun terakhir.

“Namun, dalam dua tahun terakhir, almarhum baru terbuka mengenai kondisi kesehatannya,” ujar Nita.

Menjelang wafat, kondisi Iswandi menurun setelah mengalami luka akibat tertusuk paku pada bagian kaki. Luka tersebut kemudian membengkak dan memicu komplikasi infeksi.

Padahal, Iswandi telah merencanakan kepulangan ke Indonesia pada pertengahan Agustus 2026. Namun, rencana tersebut tidak terlaksana setelah ia dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (18/8/2026).

Iswandi pertama kali ditemukan di sebuah musala setempat ketika hendak bersiap memeriksakan kondisi kakinya ke rumah sakit.

Proses pemulangan jenazah kemudian dilakukan melalui koordinasi relawan, jaringan keluarga, serta dukungan pemerintah. Rangkaian prosedur yang harus diselesaikan di Malaysia membuat jenazah baru dapat dipulangkan beberapa pekan setelah kematian.

Sesampainya di rumah duka, kedatangan jenazah disambut jajaran pemerintah setempat. Di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perdagangan (Disnaker) Jember Zamroni, Camat Arjasa, serta Camat Pakusari.

Zamroni menyampaikan amanat langsung dari Bupati Jember Mohammad Fawait atau Gus Fawait terkait pemulangan jenazah tersebut. Seluruh biaya pengiriman jenazah Iswandi, kata dia, ditanggung oleh bupati menggunakan dana pribadi.

“Bukan menggunakan APBD. Dan ini juga melalui peran serta anggota DPR RI, Bambang Haryadi, yang membantu memperlancar seluruh proses kedatangan,” kata Zamroni.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru