LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Forkopimcam Tikung bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan sejumlah perguruan silat di Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, menandatangani kesepakatan bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Kesepakatan tersebut digelar pada Selasa (24/2/2026) pukul 21.00–22.00 WIB di Pendopo Kecamatan Tikung. Agenda ini menjadi langkah preventif aparat dan tokoh perguruan silat merespons dinamika kamtibmas yang belakangan kerap dikaitkan dengan aktivitas kelompok silat di sejumlah wilayah Lamongan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tikung Sujirman Sholeh, Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo beserta anggota, Pjs Danramil Tikung Pelda Budi K, Ketua IPSI Tikung F.D. Ilham, serta para ketua perguruan silat seperti PSHT, IKSPI, Pagar Nusa, Tapak Suci, Cipta Sejati, PSHW, dan PSH.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo dalam sambutannya menegaskan bahwa situasi kamtibmas di wilayah Tikung hingga kini masih dalam kondisi kondusif. Namun demikian, ia mengakui secara umum di tingkat kabupaten terdapat sejumlah kejadian yang melibatkan oknum perguruan silat.
“Alhamdulillah di Tikung masih aman. Jangan setiap kejadian selalu dikaitkan dengan perguruan silat. Kami berharap para ketua mampu mengendalikan warganya, terutama pada momentum Ramadhan,” tegasnya.
Kapolsek juga mengingatkan agar aktivitas konvoi atau “lalar” tidak menggunakan sound system berlebihan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Selain itu, pemasangan banner peringatan hari besar nasional maupun keagamaan diminta mengikuti kesepakatan yang telah disusun bersama Polres Lamongan.
Camat Tikung Sujirman Sholeh menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh elemen perguruan silat. Menurutnya, kesepakatan bersama menjadi simbol persaudaraan lintas organisasi dan wujud tanggung jawab kolektif menjaga wilayah tetap aman.
“Tidak ada ajaran agama yang mengajarkan pertengkaran. Kita semua saudara. Jika ini bisa dijaga, Tikung bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain,” ujarnya.
Ketua IPSI Kecamatan Tikung F.D. Ilham menegaskan IPSI sebagai wadah resmi perguruan silat memiliki tanggung jawab moral menjaga nilai-nilai luhur pencak silat. Ia menyambut baik inisiatif pertemuan rutin antarperguruan sebagai forum komunikasi dan mitigasi potensi konflik.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan naskah kesepakatan bersama oleh seluruh perwakilan perguruan silat sekitar pukul 22.00 WIB. Isi kesepakatan antara lain komitmen tidak melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban, menjaga kondusivitas selama Ramadhan, serta memperkuat koordinasi dengan aparat.
Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menekan potensi gesekan antaranggota perguruan silat serta memberi rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H.
“Kondusivitas ini harus kita pertahankan bersama. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita semua,” pungkas Kapolsek.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar