LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kapolsek Tikung Anang Purwo Widodo memberikan imbauan kamtibmas guna mengantisipasi potensi balap liar dan perang sarung di wilayah perbatasan Kecamatan Tikung–Sarirejo, tepatnya di Desa Dukuhagung, Kabupaten Lamongan, Sabtu (21/2/2026).
Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas remaja pada malam akhir pekan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di jalur perbatasan yang kerap dijadikan lokasi berkumpul.
AKP Anang menjelaskan, patroli preventif dan dialogis dilakukan bersama anggota untuk memberikan edukasi langsung kepada warga dan remaja setempat. Polisi juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat guna memperkuat pengawasan lingkungan.
“Kami mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, khususnya pada malam hari. Balap liar dan perang sarung berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan serta konflik antar kelompok,” ujar AKP Anang di lokasi.
Menurutnya, balap liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain. Selain melanggar aturan lalu lintas, aktivitas tersebut kerap memicu kerumunan dan potensi gesekan antar pemuda dari wilayah berbeda.
Sementara perang sarung, yang belakangan marak di sejumlah daerah, dinilai dapat berkembang menjadi tindakan kekerasan jika tidak segera dicegah. Aparat kepolisian menegaskan akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan unsur pidana.
Upaya preventif ini menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan Tikung–Sarirejo yang memiliki mobilitas warga cukup tinggi. Kepolisian juga meningkatkan patroli rutin pada jam rawan serta membuka saluran pengaduan masyarakat.
AKP Anang menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama pencegahan. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran orang tua, tokoh agama, dan perangkat desa sangat penting dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif,” katanya.
Polsek Tikung memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menekan potensi gangguan kamtibmas, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan tertib.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jika semua pihak peduli, potensi gangguan bisa kita cegah sejak dini,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar