LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Aparat Polsek Tikung melakukan pengamanan kegiatan menjelang sholat Maghrib dan berbuka puasa di Masjid Namira, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jumat (20/2/2026) sore. Sekitar 200 jamaah mengikuti rangkaian ibadah dalam situasi aman dan kondusif.
Pengamanan berlangsung pukul 17.00–18.00 WIB sebagai bagian dari program Commander Wish Polri yang menekankan kehadiran anggota di tengah masyarakat, khususnya pada momentum keagamaan yang berpotensi meningkatkan mobilitas warga.
Tiga personel yang diterjunkan yakni AIPTU Suwawi, AIPDA Lendy, dan Brigadir Dwi Bai. Mereka fokus pada pengamanan area masjid sekaligus pengaturan arus lalu lintas di pintu masuk guna mengantisipasi kepadatan kendaraan menjelang waktu berbuka.
AIPDA Lendy mengatakan, pengamanan dilakukan secara preventif untuk memastikan jamaah dapat beribadah dengan nyaman. “Kami melakukan pengaturan lalu lintas dan pemantauan situasi di sekitar lokasi agar tidak terjadi kemacetan maupun gangguan keamanan,” ujarnya di lokasi.
Sementara itu, Brigadir Dwi Bai menambahkan bahwa koordinasi internal dilakukan sebelum kegiatan dimulai untuk memetakan potensi kerawanan. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian buka puasa dan sholat Maghrib berjalan tertib. Arus kendaraan lancar dan terkendali,” katanya.
Masjid Namira dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan di wilayah Tikung yang kerap menarik jamaah dari desa sekitar. Pada momentum Ramadan, jumlah pengunjung cenderung meningkat, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
Kehadiran aparat kepolisian dinilai penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman bagi jamaah. Tidak ditemukan insiden menonjol selama kegiatan berlangsung.
Polsek Tikung memastikan pengamanan kegiatan masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama Ramadan. “Kami berkomitmen hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya pada kegiatan ibadah yang melibatkan banyak masyarakat,” pungkas AIPTU Suwawi.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar