Keamanan Siber Bangkalan Diperkuat, Layanan Digital Digenjot Cegah Kebocoran Data

Jumat, 8 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskominfo Bangkalan mengikuti rakor keamanan siber di Banyuwangi, Rabu, 6 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kepala Diskominfo Bangkalan mengikuti rakor keamanan siber di Banyuwangi, Rabu, 6 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai memperkuat sistem keamanan siber di tengah percepatan layanan digital pemerintah. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah kebocoran data sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan berbasis elektronik.

Komitmen itu ditunjukkan melalui keikutsertaan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan, Zainal Alim, dalam Rapat Koordinasi Penguatan Keamanan Siber di Banyuwangi, Rabu (6/5/2026).

Forum ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah konkret menghadapi ancaman digital yang semakin kompleks, seiring berkembangnya Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Bagi masyarakat, penguatan keamanan siber berdampak langsung pada perlindungan data pribadi, akses layanan publik yang lebih aman, serta meminimalkan gangguan sistem yang berpotensi menghambat pelayanan administrasi.

Zainal Alim menegaskan bahwa keamanan siber kini menjadi fondasi utama dalam transformasi digital pemerintahan, bukan sekadar aspek teknis semata.

“Transformasi digital harus diimbangi sistem keamanan yang kuat. Tanpa itu, layanan publik berbasis elektronik tidak akan optimal dan berisiko terhadap kebocoran data,” ujarnya.

Ia menilai Banyuwangi menjadi contoh praktik terbaik dalam mengintegrasikan inovasi digital dengan sistem keamanan yang teruji. Pengalaman tersebut akan menjadi rujukan bagi Bangkalan dalam mempercepat implementasi SPBE.

“Kami ingin memastikan digitalisasi di Bangkalan berjalan aman, efisien, dan terpercaya. Ini penting untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut, Diskominfo Bangkalan akan memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperbarui sistem keamanan agar adaptif terhadap ancaman baru.

Langkah ini diharapkan mampu mencegah potensi serangan siber yang dapat mengganggu layanan publik, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan layanan digital yang cepat, aman, dan transparan.

“Keamanan siber bukan pilihan, tapi kebutuhan. Kami ingin masyarakat merasa aman saat mengakses layanan pemerintah,” pungkas Zainal.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru