PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kinerja pelayanan publik di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan menunjukkan tren positif. Hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun 2025 mencatat nilai 88,82 atau masuk kategori “sangat baik”, menandai peningkatan kualitas layanan yang berdampak langsung pada kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif daerah.
Capaian tersebut diumumkan DPRD Kabupaten Pasuruan pada awal 2025 sebagai bagian dari evaluasi berkala terhadap mutu layanan. Survei IKM dilakukan untuk mengukur persepsi masyarakat atas sistem, mekanisme, prosedur, hingga respons terhadap pengaduan yang disampaikan ke Sekretariat DPRD.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menyampaikan bahwa nilai 88,82 menjadi refleksi kerja kolektif seluruh unsur pimpinan, anggota dewan, serta jajaran sekretariat. “Alhamdulillah, hasil IKM 2025 menunjukkan kategori sangat baik. Ini buah dari kerja bersama dan dukungan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.
Secara rinci, indikator sistem, mekanisme, dan prosedur layanan memperoleh skor 87,82. Aspek biaya atau tarif bahkan mencatat skor tertinggi 99,99, menegaskan seluruh layanan tidak dipungut biaya. Sementara indikator sarana dan prasarana mencapai 93,09, menunjukkan dukungan fasilitas yang semakin memadai.
Respons terhadap pengaduan, saran, dan masukan masyarakat juga mendapat penilaian tinggi dengan skor 99,01. Angka ini mengindikasikan tingkat keterbukaan dan kecepatan tindak lanjut aspirasi publik berjalan efektif. Bagi lembaga legislatif, indikator ini krusial karena berkaitan langsung dengan fungsi representasi dan pengawasan.
Samsul menegaskan, capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri. DPRD akan terus memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. Transparansi dan akuntabilitas, lanjutnya, menjadi fondasi utama dalam menjaga integritas lembaga.
“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, keterbukaan informasi, dan respons terhadap aspirasi warga. Penilaian ini menjadi motivasi untuk terus berbenah,” katanya.
Peningkatan indeks kepuasan masyarakat ini dinilai strategis di tengah tuntutan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel. Kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan daerah yang partisipatif.
Di akhir pernyataannya, Samsul menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam survei IKM sekaligus membuka ruang kritik dan saran. “Kepercayaan ini akan kami jaga. Masukan dari masyarakat adalah energi perbaikan demi Kabupaten Pasuruan yang lebih maju dan berkeadilan,” tutupnya.
Lainnya:
- Antrean Haji Sidoarjo Tembus 29 Tahun, 1.133 Jamaah Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci
- Bupati Musi Rawas Lepas 103 Calon Haji, Kesehatan dan Pelayanan Jamaah Jadi Sorotan
- Anggota DPD RI Lia Istifhama Soroti Hambatan SLIK, Dorong Bank Mandiri Permudah Kredit UMKM Pemula
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin








