KENDAL,RadarBangsa.co.id – Pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Ribath El Masruri yang menaungi SMP Sains El Masruri, Dr. KH. Zaenal Arifin, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa keberhasilan seorang santri tidak hanya diukur dari kecerdasan akademik, tetapi juga ketakwaan dan akhlak.
Pesan tersebut disampaikan saat acara serah terima santri baru SMP Sains El Masruri Tahun Ajaran 2026/2027 di Pondok Pesantren Ribath El Masruri, Desa Rejosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Sabtu (11/7/2026).
Dalam sambutannya, KH Zaenal Arifin mengatakan inti ketakwaan adalah menjalankan seluruh perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya. Nilai tersebut, menurutnya, menjadi fondasi utama bagi setiap santri selama menempuh pendidikan di pesantren.
“Sepandai apa pun seseorang, kalau tidak memiliki akhlak, ilmunya tidak akan berarti. Akhlak kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, orang tua, dan guru harus menjadi prioritas,” katanya.
Ia menjelaskan, proses menuntut ilmu tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan. Kesabaran, kesungguhan, serta bimbingan guru menjadi syarat penting agar ilmu yang dipelajari membawa manfaat.
Menurutnya, kemampuan menghafal 30 juz Al-Qur’an merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan dan kesabaran, bukan semata-mata karena kecerdasan.
KH Zaenal Arifin juga menegaskan bahwa tradisi pembelajaran di Pondok Pesantren Ribath El Masruri mengedepankan sanad keilmuan yang bersambung dari para ulama hingga Rasulullah SAW.
“Orang yang menuntut ilmu tanpa guru dapat tersesat. Karena itu, seluruh guru di sini memiliki sanad keilmuan yang jelas,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia turut meluruskan anggapan mengenai biaya pendidikan di SMP Sains El Masruri. Menurutnya, fasilitas beasiswa yang diterima santri bukan berarti pendidikan diberikan secara gratis, melainkan merupakan bentuk penghargaan atas prestasi calon santri yang berhasil lolos seleksi penerimaan.
Ia mengatakan, salah satu syarat memperoleh fasilitas tersebut adalah memenuhi standar yang telah ditetapkan pesantren, termasuk kemampuan hafalan Al-Qur’an sesuai ketentuan.
KH Zaenal Arifin mengingatkan para santri agar tetap menjaga semangat belajar selama menempuh pendidikan. Apabila di tengah perjalanan tidak lagi menunjukkan kesungguhan atau melanggar aturan yang berlaku, pesantren akan memberikan pembinaan hingga sanksi sesuai ketentuan.
Melalui pembinaan tersebut, Pondok Pesantren Ribath El Masruri berharap dapat mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, memiliki akhlak mulia, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.
Penulis : Rb
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar