KENDAL,RadarBangsa.co.id – Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa, menegaskan bahwa santri Nahdlatul Ulama harus mampu mengambil peran di berbagai sektor kehidupan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan akhlak Ahlussunnah wal Jamaah.
Pesan tersebut disampaikan KH Zulfa saat memberikan mauidhoh hasanah pada Pengajian Umum dan Ijazah Kubro dalam rangka Haul ke-26 KH Masruri di Pondok Pesantren Ribath El Masruri, Desa Rejosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Minggu (2/8/2026).
Di hadapan para jamaah Nahdliyin, KH Zulfa mengatakan bahwa santri masa kini tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga harus mampu berkontribusi dalam berbagai profesi demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia mencontohkan banyak santri NU yang kini menekuni berbagai bidang, mulai dari hukum, kenotariatan, hingga kedokteran hewan. Menurutnya, kiprah tersebut merupakan bukti bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan sumber daya manusia yang siap menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.
“Santri Nahdlatul Ulama harus mampu berkiprah di berbagai sektor kehidupan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan akhlak Ahlussunnah wal Jamaah,” tegas KH Zulfa.
Selain mendorong pengembangan kapasitas santri, KH Zulfa juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan bahwa tradisi Nahdlatul Ulama dibangun di atas semangat ukhuwah, toleransi, dan kerukunan.
“NU tidak pernah mengajarkan konflik. Orang yang hidup dalam tradisi NU harus menjaga kerukunan dan persaudaraan,” ujarnya.
KH Zulfa turut mengapresiasi perkembangan Pondok Pesantren Ribath El Masruri yang dinilai berhasil mengembangkan pendidikan berbasis pesantren sekaligus mendorong santri melanjutkan studi ke perguruan tinggi di berbagai disiplin ilmu.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menyiapkan generasi yang unggul, berakhlak, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa tercerabut dari nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Rangkaian Haul ke-26 KH Masruri juga diisi dengan pembacaan ijazah kubro, doa bersama, serta peresmian Gedung SMP Sains El Masruri.
Kehadiran lembaga pendidikan baru tersebut diharapkan semakin memperkuat peran Pondok Pesantren Ribath El Masruri dalam mencetak generasi yang menguasai ilmu pengetahuan, sains, dan agama secara seimbang, sekaligus melanjutkan perjuangan KH Masruri dalam bidang dakwah dan pendidikan.
Penulis : Tim Kendal
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar