Khofifah Canangkan Gerakan Bebas Sampah Plastik di Sekolah se-Jatim, Dorong Implementasi Indonesia ASRI

Minggu, 15 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat pencanangan gerakan bebas sampah plastik di sekolah se-Jatim di Surabaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat pencanangan gerakan bebas sampah plastik di sekolah se-Jatim di Surabaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mencanangkan gerakan bebas sampah plastik di seluruh lingkungan sekolah se-Jawa Timur sebagai langkah strategis membangun budaya hidup bersih dan berkelanjutan. Pencanangan dilakukan di sela kegiatan Expo dan Expose Hebatnya SMK Jatim di Grand City Surabaya, Sabtu (14/2).

Program yang diinisiasi Dinas Pendidikan Jawa Timur itu menargetkan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di sekolah, sekaligus memperkuat pendidikan karakter peduli lingkungan sejak dini. Pencanangan ditandai dengan pengangkatan tumbler secara simbolis bersama para pemangku kepentingan sektor pendidikan.

Khofifah menegaskan, gerakan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang menjaga keberlanjutan lingkungan.

> “Langkah ini bukan gerakan sederhana. Kami sangat yakin melalui langkah kecil ini akan membawa dampak besar bagi kelestarian bumi dan masa depan generasi mendatang,” ujar Khofifah dalam keterangan resmi di Surabaya, Sabtu (14/2).

Ia menambahkan, pembagian tumbler kepada peserta dan pengunjung menjadi ajakan konkret untuk menekan penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas harian.

Gerakan bebas plastik di sekolah juga dikaitkan dengan dukungan terhadap visi Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Khofifah, sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda.

“Sekolah harus menjadi pelopor pembentukan karakter generasi peduli lingkungan. Dari sekolah kita wujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik dan Indah sebagai kontribusi nyata bagi Indonesia,” katanya.

Selain diterapkan di satuan pendidikan, kebijakan serupa juga akan diperluas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pemprov Jatim menargetkan gerakan ini terintegrasi dalam tata kelola sekolah, termasuk pembiasaan penggunaan wadah minum pribadi dan pengurangan kantong plastik di kantin. Dengan dukungan regulasi internal dan partisipasi warga sekolah, langkah tersebut diharapkan menjadi model pengelolaan sampah berbasis edukasi di daerah.

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru