Khofifah Pantau Pasar Murah di Beji Pasuruan, Jaga Daya Beli Warga Jelang Nataru

Minggu, 23 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau pasar murah di Kecamatan Beji, Pasuruan, sambil membagikan bantuan bahan pokok kepada warga. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau pasar murah di Kecamatan Beji, Pasuruan, sambil membagikan bantuan bahan pokok kepada warga. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN , RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memperluas jangkauan pasar murah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebagai langkah stabilisasi harga kebutuhan pokok. Gelaran terbaru berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (22/11), dan langsung diserbu ratusan warga sejak pagi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir langsung menyatakan bahwa intervensi semacam ini menjadi instrumen kunci dalam menjaga kestabilan harga di tengah tingginya permintaan masyarakat menjelang periode liburan. Ia menegaskan bahwa operasi pasar tidak dimaksudkan untuk menyaingi pedagang tradisional, melainkan sebagai mekanisme pencegah lonjakan harga yang dapat menekan daya beli warga berpenghasilan menengah ke bawah.

“Setiap kali memasuki Nataru, tekanan harga biasanya meningkat. Karena itu intervensi melalui pasar murah harus terus diperluas agar masyarakat memiliki akses terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Khofifah. Ia menambahkan bahwa monitoring harian terhadap komoditas pangan menjadi dasar penentuan titik lokasi operasi pasar.

Dalam pasar murah tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga jauh lebih rendah ketimbang harga pasar. Beras Premium dibanderol Rp14.000/kg, Beras Medium Rp11.000/kg, MinyaKita Rp13.000/liter, Gula Pasir Rp14.000/kg, Tepung Terigu Rp10.000/kg, Telur Ayam Ras Rp22.000/pack, serta berbagai bumbu dapur dan daging ayam dengan harga terjangkau. Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang yang terbentuk sejak lapak dibuka.

Khofifah juga memanfaatkan kegiatan itu untuk mendorong perputaran ekonomi lokal. Ia memborong berbagai produk UMKM seperti jajanan olahan, kerajinan tangan, hingga kebutuhan rumah tangga buatan pelaku usaha Beji. Produk-produk tersebut kemudian dibagikan kembali kepada warga sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM setempat. “Saat harga pangan kami jaga, ekonomi lokal juga harus bergerak. Kalau UMKM kuat, masyarakat ikut merasakan manfaatnya,” ucapnya.

Selain intervensi harga, agenda di Beji turut dirangkai dengan pembagian telur gratis kepada ibu hamil dan ibu balita. Langkah itu sejalan dengan upaya percepatan penurunan stunting di Jawa Timur. Menurut Khofifah, peningkatan konsumsi protein hewani harus dilakukan secara konsisten, terutama pada kelompok rentan. “Ini bagian dari ikhtiar kita menekan potensi stunting. Pemberian telur sudah rutin kami lakukan di seluruh titik pasar murah,” kata dia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Iwan, memastikan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala, khususnya di wilayah yang terindikasi mengalami tekanan harga. “Kami memantau harga pangan setiap hari. Begitu ada gejolak, intervensi langsung dilakukan di lapangan. Prinsipnya adalah menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.

Di tengah ramainya antrean, Rokatin (68), warga Guyangan, Beji, menjadi salah satu penerima beras SPHP gratis yang dibagikan oleh Gubernur. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya. “Alhamdulillah dapat beras gratis dari Bu Khofifah. Semoga beliau diberikan kesehatan. Ini sangat membantu kami,” tuturnya sambil tersenyum.

Dengan rangkaian kegiatan intervensi harga, penguatan UMKM, serta dukungan pemenuhan gizi keluarga, pemerintah provinsi berharap stabilitas pangan jelang Nataru tetap terjaga dan tekanan inflasi bisa ditekan secara efektif.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru