Khofifah Pastikan Standar Gizi dan Kebersihan di SPPG Bangkalan

Senin, 25 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pondok Pesantren Al Anwar, Modung, Bangkalan, Sabtu (23/8/2025). (Foto Dok Adpim Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pondok Pesantren Al Anwar, Modung, Bangkalan, Sabtu (23/8/2025). (Foto Dok Adpim Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pondok Pesantren Al Anwar, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (23/8/2025). Kunjungan ini menjadi lanjutan dari agenda sebelumnya pada Januari lalu, ketika ia meninjau dapur pertama yang mulai beroperasi pada Agustus 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan rasa kagum atas percepatan pengembangan layanan SPPG di pesantren tersebut. Jika awalnya hanya ada satu dapur, kini jumlahnya bertambah menjadi tiga. Masing-masing dapur mampu melayani hingga 4.000 penerima manfaat yang tersebar di berbagai titik di Bangkalan.

“Ini adalah SPPG kedua di Ponpes Al Anwar Modung. Alhamdulillah, di sebelah juga sudah siap SPPG ketiga,” ujar Khofifah.

Menurutnya, pengembangan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperluas distribusi makanan bergizi merata bagi pelajar. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas belajar, tetapi juga memperkuat fondasi generasi emas menuju Indonesia Emas 2045.

“Pemenuhan gizi bukan sekadar membangun ketahanan fisik, tetapi juga membentuk pola pikir dan karakter generasi muda. Dengan dukungan program Makan Bergizi Gratis, InsyaAllah bangsa ini akan semakin kuat dan berkemajuan,” tegasnya.

Khofifah juga menekankan pentingnya menjaga standar kualitas makanan. Ia meninjau secara detail mulai dari pemilihan bahan pangan, proses memasak, hingga peralatan yang digunakan.

“Tidak hanya identitas bahan yang jelas, tetapi juga harus sesuai standar operasional. Misalnya, jangan sampai ada kuah panas yang mengelupas wadahnya. Semua harus terjamin kualitasnya,” katanya.

Hingga 20 Agustus 2025, jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Timur tercatat sudah mencapai 1,9 juta orang. Pemprov Jatim menargetkan perluasan cakupan hingga 10,5 juta penerima manfaat melalui percepatan pembangunan dapur SPPG di berbagai daerah.

“Harapan kita bersama, penguatan gizi dan protein ini akan melahirkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkarakter unggul pada 2045 mendatang,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru