Khofifah Resmi Bentuk Forum Industri Hijau Perkuat Agenda NZE

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Transformasi industri hijau di Jawa Timur mendapatkan momentum baru dengan dikukuhkannya 51 anggota Forum Industri Hijau periode 2025–2027. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung prosesi pengukuhan tersebut saat membuka Festival Industri Hijau 2025 di Surabaya, Selasa (2/12).

Forum ini terdiri dari gabungan unsur pemerintah daerah, pelaku industri, akademisi, asosiasi profesi dan lembaga keuangan. Keberadaannya diharapkan menjadi motor penggerak dalam mempercepat modernisasi industri dan menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa upaya menuju Net Zero Emission 2060 tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap. Menurutnya, standar global menuntut industri untuk segera beralih ke teknologi produksi yang rendah emisi dan minim limbah.

“Industri masa depan tidak hanya berhenti pada green industry. Kita harus masuk ke blue industry, di mana proses produksi tidak meninggalkan sampah sedikit pun,” kata Khofifah.

Ia menyoroti kesiapan IKM di Jawa Timur yang menunjukkan ketertarikan kuat terhadap teknologi ramah lingkungan. Namun, ia mengakui masih ada kendala teknis yang perlu segera diselesaikan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang perizinan dan akses informasi.

“Mereka ingin berubah dan harus kita dukung dengan tata kelola yang lebih cepat,” tegasnya.

Khofifah juga meminta akademisi dan para ahli untuk terlibat melakukan pemotretan langsung di lapangan, memberikan rekomendasi berbasis riset, dan menyusun langkah konkret menuju blue economy.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah provinsi memberikan penghargaan kepada sejumlah daerah dan perusahaan atas implementasi industri hijau terbaik. Kabupaten Jombang, Kabupaten Sampang dan Kota Madiun menjadi daerah berprestasi. Sementara pada kategori perusahaan, apresiasi diberikan kepada PT Cheil Jedang Indonesia, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, PT Sinar Karya Duta Abadi, PT Jatim Taman Steel Manufacturing dan PT Solusi Bangun Indonesia.

Dari pemerintah pusat, Kepala BSKJI Kemenperin RI, Emmy Suryandari, memberikan apresiasi terhadap komitmen Jawa Timur. Ia menilai langkah Jatim sangat relevan dengan kebutuhan percepatan industri hijau nasional.

“Ini bukti bahwa Jatim memiliki tata kelola industri hijau yang kuat dan bisa menjadi pembelajaran bagi daerah lain,” ujarnya.

Emmy mengingatkan bahwa perubahan menuju industri hijau merupakan proses panjang yang harus dijalankan tanpa henti. Menurutnya, industri tetap harus menjaga daya saing dan memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan ekonomi.

Menutup rangkaian kegiatan, Khofifah kembali mengajak seluruh pihak untuk menjaga lingkungan dan menjadikan forum ini sebagai ruang kerja nyata untuk keberlanjutan.

“Jika kita menyiapkan sesuatu yang baik bagi bumi, kebaikan itu akan kembali kepada kita,” ungkapnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:22 WIB

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB