Khofifah Sampaikan Solidaritas Jatim Saat Serahkan Bantuan ke Aceh

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan kemanusiaan Jawa Timur Peduli di Posko Tanggap Darurat Aceh. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan kemanusiaan Jawa Timur Peduli di Posko Tanggap Darurat Aceh. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANDA ACEH, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengirimkan dukungan kemanusiaan bagi warga Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tiba di Banda Aceh, Sabtu (6/12), untuk menyerahkan langsung bantuan senilai total Rp3,895 miliar sebagai wujud solidaritas antardaerah.

Setibanya di Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, bantuan diserahkan secara simbolis kepada Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, M. Nasir. Bantuan tersebut terdiri dari Rp3 miliar dalam bentuk uang dan barang senilai Rp895 juta. Pemprov Jatim menyebut langkah ini sebagai bentuk perhatian terhadap situasi krisis yang menimpa masyarakat di 18 kabupaten/kota.

“Ini bukan hanya bantuan dari pemerintah, tetapi dari seluruh masyarakat Jawa Timur untuk saudara kami di Aceh,” ujar Khofifah. Ia menekankan bahwa langkah cepat ini lahir dari rasa kebersamaan. “Kami ingin memastikan bahwa beban masyarakat Aceh tidak ditanggung sendiri. Ada tangan-tangan persaudaraan yang terulur dari timur Pulau Jawa.”

Menurut Khofifah, bantuan yang dibawa disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Permakanan menjadi kebutuhan mendesak bagi warga yang masih berada di lokasi pengungsian. “Makanan siap saji sangat dibutuhkan karena bisa langsung dikonsumsi tanpa proses masak panjang. Ini penting ketika dapur umum belum maksimal,” jelasnya.

Selain itu, bantuan perlengkapan bayi, peralatan keluarga, sarung, mukena, hingga alat kebersihan ikut dikirimkan. Peralatan kebersihan, kata Khofifah, menjadi kebutuhan penting pada fase pasca banjir dan longsor, ketika warga mulai kembali membersihkan rumah dan fasilitas umum. “Kami ingin memastikan Aceh bangkit lebih cepat. Alat kebersihan adalah bagian dari upaya percepatan itu,” tuturnya.

Pemprov Jatim juga menyatakan kesiapan untuk mengirimkan bantuan tahap berikutnya, termasuk dukungan medis. “Kami siap mengirim dokter spesialis, paramedis, serta obat-obatan tambahan sesuai kebutuhan faktual di lapangan,” kata Khofifah. Ia menyebut bahwa komunikasi antara BPBD Jatim dan BPBA Aceh akan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan terpenuhi secara tepat.

Berdasarkan data dashboard Pintu Aceh per 5 Desember pukul 20.00 WIB, bencana hidrometeorologi telah berdampak pada 234 kecamatan dengan total 1.404.130 jiwa terdampak. Sebanyak 756.165 warga terpaksa mengungsi, 115 orang dinyatakan hilang, dan 354 orang meninggal dunia. Pemerintah Aceh menyebut bencana ini sebagai salah satu yang terbesar dalam satu dekade terakhir.

Sebelum berangkat ke Aceh, Gubernur Khofifah memimpin sholat ghaib bersama ribuan jemaah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Doa itu dipersembahkan untuk seluruh korban meninggal akibat banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Semoga seluruh korban meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Allah. Kami di Jawa Timur tidak hanya mendampingi secara materi, tetapi juga secara spiritual,” ujar Khofifah.

Ia juga menyebut bahwa sejumlah masjid dan pesantren, termasuk Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, setiap hari menggelar sholat ghaib sebagai bentuk solidaritas keagamaan.

Sekda Aceh M. Nasir mengapresiasi bantuan yang diberikan Jawa Timur. “Ini bukan hanya bantuan, tetapi energi bagi kami untuk bangkit. Kepedulian Jawa Timur adalah berkah bagi masyarakat Aceh yang sedang menghadapi masa sulit,” ujarnya.

Ia memastikan bantuan akan segera didistribusikan ke titik-titik terdampak, terutama wilayah yang aksesnya masih terbatas.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal Zakaria, Sekda Jawa Timur yang juga Kepala BPBD Jatim Adhy Karyono, Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto, serta Kadinsos Jatim Restu Novi Widiani.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru