Khofifah Sidak Pasar Tambakrejo Surabaya, Cabai Rp85 Ribu Jelang Ramadhan, Stok Aman

Minggu, 15 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat sidak harga bahan pokok di Pasar Tambakrejo Surabaya, Minggu (15/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat sidak harga bahan pokok di Pasar Tambakrejo Surabaya, Minggu (15/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan stok bahan pokok di Pasar Tambakrejo, Kota Surabaya, Minggu (15/2). Langkah ini dilakukan menjelang Ramadhan untuk memastikan ketersediaan pangan aman dan mengendalikan potensi lonjakan harga akibat peningkatan konsumsi rumah tangga.

Dalam sidak tersebut, Khofifah meninjau langsung lapak pedagang, berdialog dengan pembeli, serta memantau harga komoditas strategis. Fokus pengawasan diarahkan pada kebutuhan dua hingga tiga hari pertama Ramadhan, periode yang secara historis mengalami lonjakan permintaan signifikan.

“Biasanya menjelang Ramadhan ada kebutuhan yang disiapkan keluarga untuk dua sampai tiga hari awal. Ketika permintaan meningkat sementara suplai standar, beberapa komoditas cenderung naik,” ujar Khofifah di sela peninjauan.

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Tambakrejo, sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Cabai rawit merah tercatat Rp85.000 per kilogram, melampaui kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp40.000–57.000 per kilogram. Daging ayam ras dijual Rp40.000 per kilogram, sesuai HET, sedangkan telur ayam ras Rp32.000 per kilogram atau sedikit di atas HET Rp30.000 per kilogram.

“Yang paling dirasakan masyarakat adalah cabai rawit, daging ayam, dan telur ayam. Untuk daging sapi relatif stabil di kisaran Rp120.000 per kilogram untuk kualitas terbaik. Gula naik sekitar Rp500 sampai Rp800,” ungkapnya.

Sementara itu, beras premium terpantau di kisaran Rp16.500 per kilogram dan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp12.200 per kilogram. Gula pasir dijual sekitar Rp17.000 per kilogram. Secara umum, stok bahan pokok di pasar tradisional tersebut dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat.

Khofifah memberi perhatian khusus pada distribusi minyak goreng rakyat MinyaKita. Ia menekankan pentingnya penambahan volume pasokan di pasar tradisional sebagai instrumen intervensi jangka pendek untuk menjaga stabilitas harga.

“Intervensi distribusi harus tepat sasaran. Jika suplai ditambah dan merata, harga bisa lebih cepat terkendali,” tegasnya.

Ia juga menyinggung momentum Megengan—tradisi menyambut Ramadhan di Jawa—yang berlangsung pada hari yang sama dan esok hari. Tradisi ini mendorong masyarakat berbelanja lebih banyak untuk kebutuhan konsumsi bersama keluarga.

“Karena momen Megengan, masyarakat ada yang menyetok untuk beberapa hari. Namun biasanya setelah memasuki awal Ramadhan, harga kembali normal,” kata Khofifah.

Sebagai bagian dari kunjungan, Khofifah turut membeli kue apem dari pedagang setempat untuk persiapan Megengan di Masjid Al Akbar Surabaya. Ia menjelaskan, apem memiliki makna simbolik sebagai ungkapan syukur dan permohonan maaf dalam tradisi masyarakat Jawa menjelang bulan suci.

“Nanti kita melaksanakan Megengan di Masjid Al Akbar Surabaya. Kebutuhannya cukup banyak, sehingga kami membeli dari pedagang pasar untuk dibagikan kepada tamu dan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru