SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Program servis sepeda motor gratis dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur diproyeksikan menjangkau 9.175 kendaraan. Jumlah tersebut melampaui target awal 8.100 unit sebanyak 1.075 kendaraan atau sekitar 13,3 persen.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan program tersebut di SMK Islam Krembung, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/10/2026). Dalam kunjungan itu, Khofifah mengapresiasi keterlibatan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) serta kolaborasi dengan dunia industri untuk menghadirkan layanan bagi masyarakat.
Berdasarkan rekap pemetaan dan verifikasi per 7 Oktober 2026 pukul 18.10 WIB, sebanyak 8.864 kendaraan telah terdata mendaftar untuk mendapatkan layanan servis gratis. Angka tersebut kemudian ditambah 311 kendaraan yang direncanakan memperoleh layanan pada hari pelaksanaan, sehingga total proyeksi mencapai 9.175 unit.
Program tersebut melibatkan sekolah dari berbagai daerah di Jawa Timur. Dari target awal 350 SMK, sebanyak 341 sekolah telah mengisi atau berpartisipasi dalam pendataan awal. Setelah terdapat tambahan 13 SMK, jumlah sekolah yang berpartisipasi mencapai 354, atau empat sekolah di atas target.
“Begitu juga dari sisi partisipasi sekolah, dari target 350 SMK, sebanyak 341 SMK dari sasaran awal telah mengisi atau berpartisipasi. Kemudian, terdapat tambahan 13 SMK, sehingga total sekolah yang telah berpartisipasi saat ini mencapai 354 SMK,” tegas Khofifah.
Menurut Khofifah, kegiatan tersebut bukan sekadar memberikan layanan perawatan kendaraan secara cuma-cuma. Program ini juga membuka ruang bagi siswa SMK untuk menerapkan keterampilan yang dipelajari di sekolah dalam pelayanan langsung kepada masyarakat.
Di SMK Islam Krembung, para siswa melakukan pemeriksaan kondisi sepeda motor, meliputi rem, ban, rantai, busi, lampu dan kelistrikan, filter udara, serta penyetelan dan pembersihan ringan. Pelaksanaan servis mendapatkan pendampingan tenaga profesional dari mitra industri.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh SMK yang berpartisipasi di dalam program pemberian servis gratis ke 8.100 motor. Dan salah satunya SMK Islam Kerembung ini. Mereka sudah ada supervisornya, langsung dari Honda. Jadi sekaligus belajar dan nanti kalau sudah lulus, bisa langsung terjun ke masyarakat,” terangnya.
Khofifah juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Sekolah SMK Islam Krembung. Dalam kegiatan tersebut, ia memberikan santunan dan bantuan sembako kepada 104 pengemudi ojek online (ojol). Sebanyak 30 pengemudi di antaranya turut menerima layanan servis sepeda motor gratis.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa keterlibatan SMK dalam program ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kompetensi siswa sekaligus kerja sama sekolah dengan dunia industri.
Sejumlah sekolah bahkan menyediakan layanan tambahan berupa pencucian sepeda motor, tune-up, dan oli gratis. Dukungan tersebut menunjukkan bahwa praktik pembelajaran kejuruan dapat diwujudkan dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Layanan servis gratis di SMK Islam Krembung berlangsung pukul 08.00–16.00 WIB, dengan kuota 30 pengemudi ojol dan 10 guru. Sebanyak 12 siswa terlibat dalam pelayanan teknis, didukung mekanik serta tenaga bengkel dari Ajass Tanggulangin Motor dan Tunas Honda. Loket pelayanan juga melibatkan siswa jurusan Manajemen Perkantoran dan asisten service advisor.
Masyarakat dapat mengakses pendaftaran melalui kode batang atau barcode yang dibagikan di media sosial Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kemudian memilih SMK terdekat yang menyediakan layanan tersebut.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang puncaknya jatuh pada 12 Oktober 2026. Selain membantu masyarakat merawat kendaraan, kegiatan tersebut memberi kesempatan bagi siswa untuk memperkuat keterampilan teknis, pengalaman pelayanan, dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar