Konsolidasi Akbar GPI Jawa Barat, Sosialisasi Hadapi Pilkada 2024

- Redaksi

Minggu, 7 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konsolidasi akbar Pimpinan Daerah (PD-GPI) se-Jawa Barat, di Wisma Sinarkasih, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. (Mamat Mulyadi/ Radar Bangsa)

Konsolidasi akbar Pimpinan Daerah (PD-GPI) se-Jawa Barat, di Wisma Sinarkasih, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. (Mamat Mulyadi/ Radar Bangsa)

CIANJUR, RadarBangsa.co.id – Konsolidasi akbar Gerakan Pemuda Islam (GPI) se-Jawa Barat yang berlangsung di Wisma Sinarkasih, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, menekankan pentingnya sosialisasi organisasi di tingkat kabupaten dan provinsi, Sabtu (6/7/2024) kemarin. Ketua GPI Jawa Barat, Taufik Walidin, menegaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan menghadapi Pemilu Pilkada serentak 2024.

“Tujuannya adalah memastikan pelaksanaan Pemilu Pilkada 2024 di Provinsi Jawa Barat berjalan dengan baik dan aman,” kata Taufik.

Taufik berharap Pemilu Pilkada melahirkan pemimpin yang amanah dan mampu memajukan kabupaten dan provinsi Jawa Barat. GPI Jawa Barat juga telah memiliki 14 media definitif dan siap menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda).

Musda yang direncanakan akan melibatkan PD dari berbagai daerah seperti Sukabumi, Cianjur, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kota Bandung, Tasik, Kota Kabupaten, Ciamis, Kuningan, Banjar, Pangandaran, dan Subang.

“PD harus beraksi aktif di Pemilu Pilkada, baik sebagai penyelenggara maupun dalam pencalonan,” ujar Taufik.

Taufik menekankan pentingnya keterlibatan kader GPI dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub), Walikota, dan Bupati di Jawa Barat serta dalam legislatif tingkat provinsi.

“Hanya beberapa yang sudah menentukan sikap, seperti Pak Harun Kwalhauta dan Pak Ridwan Kamil, yang sudah berkomunikasi dengan Ibu Desi Ratnasari,” jelasnya.

Meski begitu, Taufik menyampaikan bahwa proses pencalonan masih menunggu sikap dari para calon tingkat provinsi dan melihat figur-figur potensial untuk masa depan Jawa Barat.

Taufik juga menyebutkan rencana pembahasan argumentasi di Bogor yang akan melibatkan kota dan kabupaten di Jawa Barat serta mengadakan agenda khusus untuk mempersiapkan organisasi agar dapat berjalan normal.

“Persiapan di beberapa organisasi harus dapat berjalan normal,” tutup Taufik.

Lainnya:

Berita Terkait

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel
KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:34 WIB

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:21 WIB

Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:49 WIB

Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:06 WIB

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB