Korsleting Listrik Picu Kebakaran Hebat di Lamongan

Sabtu, 1 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Ngimbang  dan TNI bersama Damkar Kecamatan Ngimbang berjibaku memadamkan api yang membakar kandang ayam di Desa Lawak, Lamongan, Jumat malam (31/10). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Ngimbang dan TNI bersama Damkar Kecamatan Ngimbang berjibaku memadamkan api yang membakar kandang ayam di Desa Lawak, Lamongan, Jumat malam (31/10). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Suasana malam di Dusun Kalongan, Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, mendadak mencekam pada Jumat malam (31/10). Api berkobar hebat melalap kandang ayam milik warga setempat, Suparlan, sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam waktu singkat, ribuan ayam hangus terbakar.

Kebakaran itu sontak membuat warga sekitar panik. Beberapa di antaranya melihat percikan api muncul dari bagian barat kandang, yang kemudian membesar dengan cepat.

“Warga awalnya mengira hanya percikan kecil. Begitu sampai di lokasi, api sudah menjalar dan membakar sebagian bangunan,” ungkap Kasihumas Polres Lamongan dalam keterangan resminya, Sabtu (1/11).

Tanpa menunggu lama, warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun kobaran api yang cepat menjalar membuat usaha mereka tak membuahkan hasil. Tak lama berselang, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Ngimbang datang bersama anggota Polsek Ngimbang dan Babinsa sekitar pukul 19.30 WIB.

“Petugas langsung berjibaku di lapangan. Anggota Polsek, Damkar, dan perangkat desa bahu-membahu memastikan api tidak merembet ke bangunan lain,” jelas Kapolsek Ngimbang, Iptu I Wayan Sumantra, S.H., yang turut memantau langsung proses pemadaman di lokasi.

Setelah berjuang hampir setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 20.00 WIB. Meski demikian, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp250 juta, mencakup bangunan kandang, ribuan ayam pedaging, dan berbagai peralatan kandang yang ikut terbakar.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik pada sambungan kabel di sisi barat kandang. Percikan dari kabel tersebut menyambar bahan sekam dan rangka bambu yang mudah terbakar. “Konstruksi kandang dari bahan ringan membuat api cepat menjalar ke seluruh bagian,” kata Iptu Wayan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun seluruh isi kandang, sekitar 4.000 ekor ayam broiler, hangus terbakar. Suparlan, sang pemilik kandang, tampak pasrah melihat usahanya ludes dalam hitungan menit.

“Saya hanya bisa bersyukur tidak ada korban. Semua habis terbakar,” ujarnya singkat.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Lokasi kejadian telah diberi garis polisi untuk keperluan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kebakaran kandang ayam di Ngimbang ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan instalasi listrik di area peternakan. Banyak kandang menggunakan sambungan kabel darurat untuk menghidupkan lampu dan penghangat ayam, yang rentan memicu korsleting bila tidak memenuhi standar keamanan.

“Pemilik usaha ternak diimbau rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan sambungan kabel tidak berlebihan,” tutup Iptu Wayan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru

Komaruddin Hidayat

Opini

Mengakhiri Era Parcok

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:30