LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Lamongan kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional. Pada musim tanam 2025, daerah ini berhasil melampaui target luas tambah tanam (LTT) padi yang ditetapkan Kementerian Pertanian, sekaligus memperkuat posisi Lamongan sebagai produsen padi terbesar di Jawa Timur.
Berdasarkan data Kementan, Lamongan mendapat target LTT padi seluas 192.373 hektare. Realisasinya mencapai 193.786 hektare atau setara 100,73 persen. Capaian tersebut disyukuri Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Tasyakuran Pencapaian LTT Padi yang digelar di Aula Gajah Mada Pemkab Lamongan, Jumat (9/1).
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebut keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja kolektif petani, petugas penyuluh lapangan (PPL), serta konsistensi kebijakan daerah dalam menjaga lahan pertanian. “Hari ini kita bersyukur atas capaian luas tambah tanam yang luar biasa. Ini menunjukkan Lamongan konsisten menjadi penyangga pangan. Meski tidak dianugerahi lahan paling subur, kita mampu mengelola lahan secara optimal,” ujar Yuhronur.
Ia juga menyoroti momentum pengangkatan PPL sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Pertanian RI mulai awal 2025. Menurutnya, hal itu akan memperkuat pendampingan petani dan kesinambungan produksi. “Terima kasih kepada para PPL. Mari kita jaga skala produksi dan kontinuitas tanam agar Lamongan tetap menjadi lumbung padi Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan Mugito melaporkan, Lamongan melampaui target pusat sebesar 1.413 hektare. Luas panen tercatat mencapai 180.777 hektare dengan indeks pertanaman meningkat menjadi 2,02. “Kenaikan IP menunjukkan intensitas tanam semakin baik dan berkelanjutan,” jelas Mugito.
Capaian ini dinilai relevan dengan agenda swasembada pangan nasional, terutama di tengah tantangan alih fungsi lahan dan perubahan iklim. Dengan menjaga lahan sawah berkelanjutan, Lamongan memperlihatkan bahwa produktivitas pertanian masih dapat ditingkatkan melalui tata kelola yang konsisten dan kolaboratif.
Lainnya:
- Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
- Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
- Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








