LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Lamongan Vespa Day 2026 tidak sekadar menjadi ajang berkumpul para pecinta skuter klasik. Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Jadi Lamongan ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 itu menjadi ruang memperkuat solidaritas serta mempertemukan scooterist dari berbagai daerah dalam suasana kebersamaan.
Agenda yang diselenggarakan Paguyuban Scooterist Lamongan Bersatu (PSLB) bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan tersebut berlangsung pada Sabtu (18/7/2026). Puluhan scooterist dari dalam maupun luar Lamongan mengikuti konvoi yang dimulai dari Gedung Pemkab Lamongan dan berakhir di GOR Lamongan.
Rute yang dilalui peserta melintasi sejumlah ruas jalan utama, mulai Jalan Basuki Rahmad, KH Ahmad Dahlan, Soewoko, Sumargo, Sunan Drajat, hingga kembali ke Jalan Basuki Rahmad sebelum finis di GOR Lamongan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga semangat kebersamaan masyarakat sekaligus memeriahkan peringatan hari jadi daerah.
“Terima kasih kehadirannya dalam rangka untuk terus merayakan Hari Jadi Lamongan dan juga Hari Bhayangkara. Mudah-mudahan acara ini akan terus mengobarkan semangat kita semuanya dalam rangka untuk menyambut kejayaan Lamongan yang berkelanjutan,” ujar Yuhronur Efendi.
Tingginya partisipasi peserta dari luar daerah menunjukkan bahwa komunitas scooterist memiliki ikatan yang kuat. Kehadiran mereka juga menjadi gambaran bahwa kegiatan komunitas mampu menjadi sarana membangun jejaring sosial yang melampaui batas wilayah.
Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menilai semangat persaudaraan menjadi nilai utama yang harus terus dijaga dalam komunitas scooterist. Menurutnya, budaya saling membantu dan menjaga keselamatan menjadi modal penting dalam memperkuat solidaritas antarsesama anggota komunitas.
“Tadi saya lihat ada yang dari luar kota juga, antusiasmenya luar biasa. Pesan saya mewakili Bapak Bupati tetap jaga keselamatan, keamanan, kondusifitas, Satu Vespa Sejuta Saudara,” kata Dirham.
Ia menambahkan, keharmonisan antarscooterist perlu terus dipertahankan melalui sikap saling peduli ketika menghadapi kendala di perjalanan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Selain konvoi, Lamongan Vespa Day 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan hiburan dan kreativitas. Peserta dapat mengikuti fun game, menikmati pertunjukan live music, stand up comedy, street art graffiti, hingga berinteraksi di area coffee shop yang disediakan panitia.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadikan Lamongan Vespa Day 2026 tidak hanya sebagai perayaan komunitas otomotif, tetapi juga wadah mempererat hubungan sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar