Mahasiswa KKN Asal Lamongan bagi-bagi masker gratis di Pasar Kranji

- Redaksi

Selasa, 3 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bersama Ibu Muwanah setelah menerima masker dari mahasiswa Cantik yang KKN di Pasar Kranji, Senin (2/11/2020)

bersama Ibu Muwanah setelah menerima masker dari mahasiswa Cantik yang KKN di Pasar Kranji, Senin (2/11/2020)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pandemi melanda di seluruh wilayah, termasuk di Jawa Timur. Jumlah kasus corona yang fluktuatif sepatutnya memberikan rasa perhatian kepada kesehatan diri. Kampanye pemakaian masker pun layak terus digaungkan demi memutus rantai penularan virus corona

Pasar tradisional yang berada di desa Kranji dinilai sebagai pusat pembelanjaan terbesar dibandingkan dengan desa-desa sekitar

Sejak pagi shubuh pemasok pasar yang bahkan ada yang berasal dari Tuban berdatangan di desa Kranji karena lokasi (bangunan) yang luas sehingga mempermudah transaksi kebutuhan sehari-hari, dimulai dari sayuran-sayuran, ikan laut, sampai perabotan rumah tangga

Imbauan untuk pakai masker tidak bisa dibiarkan surut, seperti yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN DR 75 UIN Walisongo asal Lamongan. Ia tergerak untuk mengeksekusi program KKN berupa bagi-bagi masker gratis untuk para pedagang di pasar Kranji. Beberapa dari mereka acuh dengan keberadaan virus corona yang melanda. Seperti yang disampaikan oleh salah satu Ibu-ibu penjual sayur. “Gak usah maskeran Mbak, gak ada corona nek kene (baca: tidak perlu pakai masker Mbak, tidak ada corona di sini)”, tegas penjual sayur tersebut

Namun sebagian yang lain justru bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya. “Terima kasih Mba, tadi saya terburu ke Pasar, jadi lupa bawa maker”, ungkap Ibu Muwanah setelah menerima masker gratis tersebut

Tingkat kewaspadaan penjual maupun pembeli yang melakukan transaksi di pasar Kranji terhadap virus corona terlihat menurun seiring berlalunya waktu

Di samping perekonomian yang harus tetap beroperasi, sebagian dari mereka masih tidak percaya akan adanya virus corona

“Iya Mbak, dulu awal pandemi pasar sedikit sepi, dan rajin pakai masker, tapi sekarang sudah banyak yang tidak pakai lagi, namun kita tetap melakukan razia keliling pasar”, jawab Pak Kasnari selalu penanggung jawab Pasar Kranji

Dengan program yang telah dicanang dan direalisasikan (bagi-bagi masker) tersebut, besar harapan untuk kita semua saling jaga dan sadar akan keselamatan diri terutama di tempat keramaian seperti pasar, taman, atau yang lainnya.

(***)

Lainnya:

Berita Terkait

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:22 WIB

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB