Maruarar Sirait Apresiasi Dukungan Pemkab Pasuruan terhadap Program Rumah FLPP

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait berbincang dengan penerima manfaat program rumah subsidi FLPP di Perumahan Grand Kencana Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait berbincang dengan penerima manfaat program rumah subsidi FLPP di Perumahan Grand Kencana Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan atas dukungan dan komitmen kuat dalam menjalankan program perumahan rakyat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Apresiasi tersebut disampaikan Maruarar, yang akrab disapa Ara, seusai menghadiri acara serah terima kunci rumah FLPP di Perumahan Grand Kencana Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/10/2025) sore. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Wakil Bupati Pasuruan KH Shobih Asrori.

“Jujur, saya senang sekali di sini. Kepala daerahnya kompak, Bupati dan Wakil Bupati mendukung penuh, pengembangnya bagus, banknya siap, dan permintaan pasar tinggi. Jadi perlu digas lagi, Pak Wabup. Mari kita cetak sejarah bersama-sama,” ujar Ara disambut tepuk tangan warga.

Menurutnya, program perumahan rakyat menjadi salah satu prioritas utama pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Melalui FLPP, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat memiliki rumah layak huni dengan skema pembiayaan ringan.

Ara mengungkapkan, berdasarkan data yang diterima, terdapat sekitar 150 ribu warga atau 26 ribu keluarga di Kabupaten Pasuruan yang belum memiliki rumah. Ia menilai angka tersebut cukup tinggi, sehingga perlu langkah percepatan agar masyarakat dapat segera menikmati tempat tinggal yang layak.

“Kalau hanya 1.000 rumah dibangun per tahun, butuh waktu 25 tahun untuk menuntaskannya. Tapi kalau kita bangun 5.000 rumah per tahun, dalam lima tahun semua keluarga bisa punya rumah,” jelasnya optimistis.

Ia menambahkan, Kementerian PKP siap memberikan kuota 5.000 unit rumah FLPP untuk Kabupaten Pasuruan pada tahun 2026. Sebanyak 2.000 unit direncanakan rampung pada pertengahan tahun, dan sisanya diselesaikan menjelang akhir tahun. “Kalau bisa, lima tahun ke depan, tidak ada lagi keluarga di Pasuruan yang tidak punya rumah. Semua bisa punya rumah lewat program Presiden Prabowo,” tegasnya.

Maruarar menilai Pasuruan memiliki potensi besar untuk menjadi daerah percontohan nasional dalam pelaksanaan program perumahan rakyat. Faktor pendukung seperti kesiapan pemerintah daerah, kolaborasi dengan pengembang, dan tingginya minat masyarakat menjadi modal kuat untuk merealisasikan target tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia juga meninjau langsung beberapa rumah subsidi di Grand Kencana Beji. Dari total 118 unit yang tersedia, seluruhnya sudah terjual hanya dalam waktu dua bulan. “Ini bukti nyata bahwa masyarakat sangat membutuhkan dan percaya dengan program ini,” ucap Ara.

Wakil Bupati Pasuruan KH Shobih Asrori menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Menteri PKP. Ia mengatakan, pemerintah daerah akan menyiapkan berbagai perangkat pendukung, mulai dari regulasi hingga ketersediaan lahan.

“Kalau menyangkut program Presiden atau pemerintah pusat, kami akan berusaha maksimal. Termasuk program rumah subsidi ini, kami sangat mendukung,” ujarnya.

Sebagai wujud keseriusan, Pemkab Pasuruan telah menyiapkan beberapa kebijakan baru seperti pembebasan retribusi PBG dan BPHTB, serta pendataan ulang MBR agar penerima manfaat tepat sasaran. “Bagi penerima manfaat, saya ucapkan selamat. Semoga rumah ini menjadi tempat lahirnya kebahagiaan dan harapan baru,” tambahnya.

Shobih melaporkan, sepanjang tahun 2025 terdapat 157 proyek perumahan yang digarap oleh 111 pengembang di Kabupaten Pasuruan, dengan 77 di antaranya diperuntukkan bagi MBR. Sebagian besar pembangunan difokuskan di wilayah barat Pasuruan.

Kebahagiaan tampak di wajah para penerima manfaat. Salah satunya Sri Sultonia, sales produk susu, yang akhirnya bisa memiliki rumah sendiri. “Senang sekali, rumahnya bagus. Alhamdulillah, saya bisa punya rumah sendiri,” ungkapnya haru.

Fajar Bima Restu, pengemudi ojek online, juga merasakan hal serupa. Dengan penghasilan sekitar Rp 3–4 juta per bulan, ia tak pernah menyangka bisa memiliki rumah. “Kalau tidak ada program ini, punya rumah itu hanya mimpi. Sekarang mimpi itu jadi kenyataan,” katanya.

Sari, seorang perawat di RSUD Bangil, menuturkan alasannya memilih rumah FLPP di Beji karena dekat dengan tempat kerja. “Hanya butuh 10–15 menit ke rumah sakit, dan angsurannya juga terjangkau,” ujarnya.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi dan dukungan lintas pihak, Maruarar optimistis Pasuruan akan menjadi contoh sukses pelaksanaan program rumah subsidi nasional. “Kalau pemerintah, pengembang, dan masyarakat bersatu, cita-cita rumah untuk semua bisa terwujud,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif
Blitar Siaga El Nino, Stok Pangan Aman Setahun Penuh
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sekda Kabupaten Malang bersama Ketua DWP saat pembinaan organisasi di DPMPTSP, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Bupati Malang Sanusi saat meninjau pelayanan dan fasilitas RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB