Mas Rusdi Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Tegaskan Komitmen Bangun Pasuruan yang Adil dan Merata

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi DPRD dalam Sidang Paripurna pembahasan P-APBD 2025, Senin (21/7/2025). | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi DPRD dalam Sidang Paripurna pembahasan P-APBD 2025, Senin (21/7/2025). | Foto Dok Ho/RadarBangsa

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Bupati Pasuruan Mas Rusdi kembali menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin siang, (25/7/2025). Dalam sidang tersebut, ia menyampaikan jawaban atas pandangan umum enam fraksi terkait pembahasan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Dalam penyampaiannya, Bupati menekankan bahwa arah kebijakan anggaran tahun ini difokuskan pada perbaikan pelayanan publik, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sinkronisasi program prioritas daerah dengan kebijakan nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa anggaran yang disusun benar-benar menyentuh kebutuhan warga. Terima kasih kepada seluruh fraksi atas saran dan evaluasinya. Ini bagian dari kerja sama kita membangun Pasuruan yang lebih adil dan merata,” ujar Mas Rusdi.

Menanggapi Fraksi PKB, Mas Rusdi menegaskan bahwa Pemkab akan menjaga keberlanjutan capaian pembangunan yang sudah ada, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Ia juga menjelaskan bahwa penyesuaian belanja daerah telah sesuai dengan arahan Kementerian Dalam Negeri melalui SE Nomor 900/833/SJ tentang efisiensi dan realokasi belanja tahun 2025.

“Penurunan belanja bukan karena kelemahan fiskal, tapi bentuk efisiensi yang diarahkan untuk pembangunan infrastruktur, layanan dasar, dan peningkatan kualitas hidup warga. Semua kami alokasikan pada belanja modal,” jelasnya.

Sementara itu, kepada Fraksi Gerindra yang memberikan apresiasi terhadap tata kelola fiskal daerah, Mas Rusdi menanggapi dengan komitmen untuk terus menjaga sinergi antara eksekutif dan legislatif.

“Semua pencapaian ini adalah hasil kerja bersama. Kami sangat menghargai peran DPRD sebagai mitra pengawasan dan penyempurna kebijakan. Sinergi ini akan terus kami pelihara,” kata Bupati.

Menjawab pandangan Fraksi PDI Perjuangan yang menyoroti fluktuasi pendapatan, Bupati menjelaskan bahwa perubahan penerimaan daerah tidak bisa dilepaskan dari kebijakan pemerintah pusat, terutama terkait alokasi dana transfer.

“Kondisi keuangan daerah tentu sangat bergantung pada keputusan pusat. Maka dari itu, kami terus menyesuaikan perencanaan agar tetap selaras dan tidak terguncang oleh dinamika nasional,” ucapnya.

Bupati juga memaparkan langkah konkret di bidang ketenagakerjaan, seperti peluncuran aplikasi hellowork untuk memantau kebutuhan tenaga kerja secara digital, serta pembentukan tim deteksi dini konflik hubungan industrial.

“Langkah-langkah ini adalah bentuk antisipasi kami terhadap potensi PHK massal. Selain itu, mediasi hubungan industrial akan terus kami perkuat demi menjaga stabilitas lapangan kerja,” ungkapnya.

Kepada Fraksi Golkar, Mas Rusdi menjawab isu tentang akurasi penyerapan anggaran dan pelaksanaan program strategis. Ia menyebut bahwa setiap program daerah telah dirancang berdasarkan evaluasi kinerja tahun sebelumnya dan mengikuti arahan prioritas nasional, seperti program MBG dan Sekolah Rakyat.

“Program-program pusat seperti MBG sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal. Kami pastikan tidak ada tumpang tindih, justru saling menguatkan agar manfaatnya terasa langsung di masyarakat,” katanya.

Terkait sorotan Fraksi PKS mengenai pengangguran dan kemiskinan, Mas Rusdi mengungkapkan bahwa Pemkab telah menyiapkan strategi jangka panjang berbasis potensi lokal. Di antaranya melalui pelatihan kerja, pengembangan UMKM, dan mendorong investasi padat karya.

“Kami fokus pada program yang berdampak langsung. Seperti santri wirausahawan baru, hibah produktif pesantren, hingga pendirian Pasuruan Coaching and Creativity Center sebagai wadah ekonomi kreatif dan pemberdayaan pemuda,” tuturnya.

Adapun untuk Fraksi Gabungan NasDem, Demokrat, PPP, dan Partai Gelora, Bupati menegaskan bahwa proyeksi pendapatan daerah telah disusun secara akurat, dengan mempertimbangkan tren penerimaan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Potensi PAD dan dana perimbangan sudah kami petakan secara realistis. Kami juga mengapresiasi kontribusi aktif dari fraksi gabungan yang terus mengawal arah kebijakan agar tetap mengedepankan asas efektivitas dan keberpihakan pada rakyat kecil,” tandasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif
Blitar Siaga El Nino, Stok Pangan Aman Setahun Penuh

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sekda Kabupaten Malang bersama Ketua DWP saat pembinaan organisasi di DPMPTSP, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Bupati Malang Sanusi saat meninjau pelayanan dan fasilitas RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB